Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pessel Genjot Ekonomi Nelayan lewat KNMP

Y
Penulis: Yoni Syafrizal❯
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pessel, Andi Syafinal, bersama jajaran saat melakukan survei dan verifikasi di Kampung Sungai Bungin, Kecamatan Batangkapas, beberapa waktu lalu. Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi nelayan. (DOK DINAS PERIKANAN)
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pessel, Andi Syafinal, bersama jajaran saat melakukan survei dan verifikasi di Kampung Sungai Bungin, Kecamatan Batangkapas, beberapa waktu lalu. Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi nelayan. (DOK DINAS PERIKANAN)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) terus mendorong pengembangan kawasan pesisir berbasis ekonomi nelayan modern. Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah mengusulkan Kampung Sungai Bungin, Kecamatan Batang Kapas, sebagai lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026.

Keseriusan itu ditandai dengan pelaksanaan survei dan verifikasi lapangan oleh tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI beberapa waktu lalu. Tahapan tersebut menjadi penentu kelayakan kawasan untuk masuk dalam program prioritas nasional tersebut.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pessel, Andi Syafinal, mengatakan survei dan verifikasi merupakan langkah awal untuk memastikan lokasi yang diusulkan memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat.

Advertisement

“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa lokasi yang diusulkan benar-benar memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh KKP,” ujar Andi Syafinal saat dihubungi, Selasa (12/6).

Menurutnya, kehadiran tim KKP yang turun langsung melihat kondisi riil masyarakat nelayan Sungai Bungin menjadi peluang besar bagi Pessel dalam mengembangkan sektor perikanan berbasis kawasan terpadu.

Ia menegaskan, Program KNMP merupakan salah satu program prioritas nasional yang diyakini mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Advertisement

Karena itu, Pemkab Pessel disebut serius menyiapkan seluruh aspek pendukung agar Kampung Sungai Bungin dapat lolos sebagai lokasi pembangunan.

Secara nasional, Program Kampung Nelayan Merah Putih digagas KKP RI untuk mentransformasi desa nelayan tradisional menjadi kawasan pesisir yang modern, bersih, produktif, dan terintegrasi.

“Program ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan,” jelasnya.

Program tersebut menargetkan pembangunan di 100 lokasi di berbagai provinsi di Indonesia pada 2026. Sasaran utamanya adalah wilayah pesisir yang memiliki potensi besar, namun belum tergarap secara optimal.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Komnas HAM: Stop Pelatihan Militer untuk Pengurus KDKMP, YLBHI dan PBHI Minta TNI Kembali Fokus ke Pertahanan Negara

Komnas HAM: Stop Pelatihan Militer untuk Pengurus KDKMP, YLBHI dan PBHI Minta TNI Kembali Fokus ke Pertahanan Negara

Desakan penghentian latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih

Apa itu Filateli dan Bagaimana Sejarahnya di Indonesia?

Apa itu Filateli dan Bagaimana Sejarahnya di Indonesia?

Setiap 29 Maret, komunitas filatelis nasional dan internasional memperingati Hari Filateli, menandai perjalanan panjang kontribusi penting filateli

Kanibalisme Antar Sektor” Ancam Masa Depan Ekologi Indonesia, Sumatra Jadi Alarm Krisis Sistemik

Kanibalisme Antar Sektor” Ancam Masa Depan Ekologi Indonesia, Sumatra Jadi Alarm Krisis Sistemik

IEO 2026: Indonesia hadapi krisis ekologis sistemik, “kanibalisme antar sektor” picu bencana dan ancam ekonomi serta masa depan lingkungan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer