Erman-Marfendi Paslon Terpilih Di Agam, Andri Warman Unggul 13 Ribu

ilustrasi. (IST)

Pasangan nomor urut dua Erman Safar-Marfendi keluar sebagai pemenang dalam pilkada Bukittinggi 2020. Pasangan ini unggul 3,37 persen suara dari kandidat perseorangan Ramlan Nurmatias-Syahrizal dan berselisih 30,1 persen dari suara pasangan Irwandi-David Chalik.

Kemenangan itu berdasar hasil rekapitulasi yang telah diplenokan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bukittinggi di Balai Sidang Bung Hatta. Sekaligus menandai wali kota dan wakil wali kota Bukittinggi terpilih, berikutnya diemban pasangan orang dekat Ustad Abdul Somad atau pupoler dikenal dengan nama UAS ini.

“Hasil pleno rekapitulasi suara tingkat kota pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bukittinggi 2020 dimenangkan paslon nomor 2 yaitu Erman-Marfendi,” kata Ketua KPU Bukittinggi, Heldo Aura.

KPU mencatat, perolehan suara sah sebanyak 55.482 suara dan suara tidak sah sebanyak 877 suara. Dengan begitu kata Heldo, total pemilih berpartisipasi di Pilkada Bukittinggi 2020 sebanyak 56.359 pemilih.

Secara keseluruhan katanya, tingkat partisipasi pemilih di Pilkada serentak 2020 di Kota Bukittinggi mencapai 72 persen. Jumlah ini diakui memang masih kurang dari target yang diusung pihaknya yakni di angka 80 persen. Namun diklaim telah meningkat dibanding pemilu 2019 yang hanya mencapai 60 persen pemilih.

Dari hasil rekapitulasi sendiri, pasangan nomor urut 01 petahana Wali Kota Ramlan Nurmatias-Syahrizal meraup 22.782 suara atau 41,12 persen. Sang pemenang Erman Safar-Marfendi mengumpulkan 24.650 suara atau 44,49 persen. Sedangkan pasangan Irwandi-David Chalik hanya merebut 7.972 suara atau 14,39 persen.

Khusus pasangan Erman Safar-Marfendi menang 2 dari 3 Kecamatan di Bukittinggi. Erman Safar unggul di ABTB dan Gugukpanjang. Namun kalah tipis di Mandiangin Koto Selayan.
Untuk hasil pilgub Sumbar, Bukittinggi yang manjadi basis pasangan Mulyadi-Ali Mukhni menempatkan pasangan nomor urut 1 ini unggul tipis dengan perolehan 22.742 suara atau 41 persen.

Baca Juga:  Buka Rakorda Gerindra Sumbar, Ahmad Muzani: Saya Sedang Kloning Andre

Nomor urut 2 Nasrul Abit-Indra Catri sebanyak 7.762 suara atau 14 persen, nomor urut 3 Fakhrizal-Genius Umar 2.855 suara atau 5 persen. Pasangan nomor urut 4, Mahyeldi-Audy Joinaldy meraih 22.123 suara atau 40 persen, kalah tipis dari Mulyadi-Ali Mukhni.

Komisioner KPU Divisi Teknis, Yasrul menyampaikan, proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota ini, KPU tidak terima sanggahan tentang proses pilkada. “Tapi jika ada selisih suara dari yang dimiliki, sanggahan dari saksi dapat kami terima,” katanya.

Andri Warman Unggul 13 Ribu Suara

Pasangan bupati dan wakil bupati Agam Andri Warman-Irwan Fikri unggul telak dalam pesta Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Agam. Pasangan nomor urut 4 dari koalisi PAN-Demokrat ini keluar sebagai pemenang dengan keunggulan lebih dari 13 ribu suara dari pesaing terdekat pasangan Hariadi-Novi Endri.

Hasil rekapitulasi tingkat kabupaten yang diselenggarakan KPU Agam, pasangan Andri Warman-Irwan Fikri mampu meraup suara 59.869 suara atau 32,33 persen. Disusul pasangan nomor urut 2 Hariadi-Novi Endri dengan perolehan 46.792 suara atau 25,27 persen.

Sedangkan pasangan nomor urut 3 wakil bupati petahana Trinda Farhan Satria-M. Kasni hanya mampu merebut 44.700 suara atau 24,14 persen dan terakhir pasangan nomor urut 1 Taslim-Syafrizal memperoleh 33.810 suara atau 18,26 persen.

Ketua KPU Agam, Riko Antoni menyebut, total partisipasi pemilih dalam pilkada 2020 di Agam sebanyak 192.998 pemilih atau 53,33 persen. Jumlah suara sah tercatat sebanyak 185.171 suara dan tidak sah sebanyak 7.827 suara.

Menurutnya, pilkada 2020 menghadirkan sesuatu yang baru dan tantangan tersendiri bagi penyelenggara maupun masyarakat, karena pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19.
“Namun ini bukan suatu hambatan bagi kita, tetapi jadi tantangan bagaimana Pilkada serentak 2020 tetap bisa dilaksanakan dengan aman, damai dan bebas Covid-19,” katanya. (p)

Previous articleDompet Korban Tertinggal di Mobil, Sopir Travel Kuras Uang Penumpang
Next articleOperasional MPP Tertunda, Baru Samsat yang Sudah Beroperasi