Pembangunan Dua Masjid dari Dana CSR Semen Padang. Ini yang Kami Idamkan

30

Proses pembangunan Masjid Jabal Nur di di Jalan Bancah Koto Baru, Kelurahan Limau Manih Selatan, Kecamatan Pauh, Kamis (16/9).

Dua masjid di Kota Padang yakni Masjid Jabal Nur dan Jabal Tur dibangun dengan dana bantuan CSR PT Semen Padang. Pembangunan rumah ibadah ini sebagai bentuk kepedulian PT Semen Padang kepada masyarakat. Seperti apa?

INDRA KURNIAWAN, Padang

Dua masjid yang dibangun dengan dana bantuan CSR PT Semen Padang ini berada di lokasi berbeda. Masjid Jabal Nur berlokasi di Jalan Bancah Koto Baru, Kelurahan Limau Manih Selatan, Kecamatan Pauh. Sementara Masjid Jabal Tur di Bukik Putuih RW 11, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubukbegalung.

Sejak mulai dibangun awal Agustus lalu, hingga kini progres pembangunan kedua masjid ini telah mencapai 50 persen. Ditargetkan, pembangunan masjid ini rampung 9 Oktober mendatang sehingga dengan keberadaannya, bisa menjadi rumah ibadah yang nyaman bagi masyarakat setempat.

“Pembangunan Masjid Jabal Nur kini progresnya sedang jalan. Secara persentase sekitar 50-60 persen. Tinggal atap, keramik, dan lantai,” ujar Sekretaris Tim Pembangunan Masjid Jabal Nur, Salmi Akhiar kepada Padang Ekspres, Kamis (16/9).

Dia menceritakan, pembangunan masjid dari dana CSR PT Semen Padang sebesar Rp 335 juta ini dikerjakan selama hampir satu bulan lebih sejak dimulai 9 Juli lalu oleh sebelas 11 orang pekerja. Ditargetkan bisa rampung sekitar tiga minggu lagi, atau sekitar 9 Oktober mendatang.

“Jika nanti selesai, masjid yang dibangun diatas lahan seluar 100 meter persegi ini dilengkapi dengan kubah masjid, teras, dan toilet. Serta bisa menampung sekitar 120 orang,” tutur Ayah dari tiga orang anak ini

Salmi mengatakan, seluruh pembangunan Masjid Jabal Nur menggunakan semen dari PT Semen Padang. Total semen yang dihabiskan sebanyak 400 sak semen. Menurutnya, hasil pembangunan menggunakan Semen Padang sangat bagus, cocok dengan kondisi lokal, dan makin lama makin kuat.

“Proses pembangunan berjalan lancar. Tidak ada kendala. Cuma kendala cuaca. Hujan. Kalau hujan tidak bisa bekerja, sehingga pembangunan dihentikan sementara, dilanjutkan keesokan harinya,” ungkap Alumnus S1 Bimbingan Konseling UIN IB Padang ini.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat yakni Ketua KAN Nagari Limau Manih Syarifudin menuturkan, jika pembangunannya selesai, Masjid Jabal Nur bakal menjadi satu-satunya masjid di Bancah, daerah yang masih kategori peladangan.

“Sebelumnya masjid itu dari kayu, sudah keropos. Dengan diganti menjadi masjid permanen, mudah-mudahan bisa menjadi tempat beribadah, dan tempat melaksanakan shalat jumat yang aman nyaman bagi masyarakat sekitar.

Mewakili masyarakat Limau Manih Selatan, khususnya masyarakat di Bancah, Syarifudin menyampaikan terima kasih dengan PT Semen Padang yang telah membantu mendanai pembangunan masjid Jabal Nur.

Selain Masjid Jabal Nur, progres pembangunan Masjid Jabal Tur yang juga didanai CSR Pt Semen Padang juga telah mencapai 50 persen sejak mulai dibangun pada awal Agustus lalu.

“Pondasinya sudah. Sejauh ini sudah pemasangan tiang. Tapi dinding belum. Kalau dalam kontrak, pembangunannya memakan waktu tiga bulan. Berarti diperkirakan Oktober selesai,” ujar Lurah Pampangan Zainir.

Pria berusia 56 tahun ini menyampaikan, dulunya di Bukik Putuih RW 11, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubukbegalung pernah ada masjid dengan nama yang sama yakni Jabal Tur. Namun karena ada pelebaran jalan Bypass sehingga masjid itu dibongkar.

“Kemudian PT Semen Padang berinisiatif untuk membangun masjid itu kembali. Makanya, setahu saya, PT Semen Padang mengucurkan dana sekitar Rp300 juta lebih untuk pembangunan, sehingga masjid ini bisa berdiri kembali menjadi tempat ibadah bagi masyarakat,” ucapnya.

Menurut Zainir, masyarakat Bukik Putuih RW 11, Kelurahan Pampangan, sangat bersyukur dengan pembangunan masjid ini.

“Rencananya akan diadakan kegiatan pendidikan buat anak-anak di masjid tersebut. Seperti mengaji, dan kegiatan positif lainnya,” terang ayah dari tiga orang anak yang merupakan alumnus S2 Magister Evaluasi Pendidikan UGM ini.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat, Ketua KAN Nan XX Lubukbegalung Khasril Rajo Intan. Dia mengungkapkan bahwa masyarakat di Bukik Putuih RW 11, Kelurahan Pampangan, telah lama menunggu kehadiran masjid tersebut.

“Dengan adanya masjid ini nantinya, masyarakat semakin dekat untuk melaksanakan ibadah di masjid. Untuk itu, kami sangat berterima kasih kepada PT Semen Padang,” ujar Khasril. (***)