Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Nurul Fadillah, Mahasiswi UIN Imam Bonjol Padang Berprestasi Nasional

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯
Nurul Fadillah menerima penghargaan dari Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Martin Kustati karena berprestasi dan mengharumkan nama kampus di ajang nasional.(Foto: Humas)
Nurul Fadillah menerima penghargaan dari Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Martin Kustati karena berprestasi dan mengharumkan nama kampus di ajang nasional.(Foto: Humas)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM-Mahasiswi UIN Imam Bonjol Padang, Nurul Fadillah, mencatatkan berbagai prestasi akademik dan non-akademik hingga tingkat nasional sejak awal masa perkuliahan. Ia berasal dari keluarga sederhana di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Nurul Fadillah lahir pada 14 Maret 2004 di Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, putri pasangan Sijon dan Lesmawati yang bekerja sebagai petani penggarap karet.

Meski tumbuh di lingkungan yang belum menjadikan pendidikan tinggi sebagai prioritas utama, Nurul tetap melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Advertisement

Ia menempuh pendidikan di TK Mutiara Bunda (2009–2010), SDN 16 Kuamang (2010–2016), MTsN 3 Pasaman (2016–2019), dan MAN 1 Pasaman (2019–2022), sebelum melanjutkan studi di UIN Imam Bonjol Padang pada 2022.

Di bangku kuliah, Nurul memilih jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Ketertarikannya pada bidang tersebut mulai tumbuh sejak duduk di madrasah aliyah, khususnya saat mempelajari mata pelajaran tafsir.

Selama perkuliahan, ia aktif mengikuti berbagai perlombaan. Pengalaman awalnya dimulai dari Lomba Cerdas Cermat di Universitas Andalas, meskipun belum meraih hasil maksimal.

Advertisement

Pada semester pertama, Nurul berhasil meraih Juara 1 dalam lomba Haflah PBA tingkat Sumatera Barat. Prestasi tersebut menjadi awal dari keterlibatannya dalam berbagai kompetisi.

Ia kemudian dipercaya mewakili kampus dalam sejumlah ajang nasional, di antaranya OASE di Jakarta, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di Jambi, serta PIMKIPNAS di Lampung.

Menurutnya, dukungan dari kampus menjadi faktor penting dalam membuka peluang untuk mengembangkan potensi, memperluas wawasan, serta membangun relasi di tingkat nasional.

Partisipasi mahasiswa dalam berbagai ajang kompetisi menjadi salah satu indikator pengembangan kapasitas akademik dan non-akademik di perguruan tinggi. Dukungan institusi juga berperan dalam membuka akses bagi mahasiswa untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Inovasi Kuliner 'Onde Mande' Bawa UIN Imam Bonjol Padang Juara 1 Nasional di EKKN IV Magelang

Inovasi Kuliner 'Onde Mande' Bawa UIN Imam Bonjol Padang Juara 1 Nasional di EKKN IV Magelang

Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang borong prestasi di EKKN IV Magelang. Raih Juara I Makanan Kering lewat 'Onde Mande' & Juara III Stand Terbaik.

Duski Samad: FUSA Harus Tetap Menjadi Benteng Ilmu Keislaman di Era Krisis Global

Duski Samad: FUSA Harus Tetap Menjadi Benteng Ilmu Keislaman di Era Krisis Global

Duski Samad menilai FUSA harus memperkuat ilmu keislaman, turats, dan kurikulum untuk menjawab krisis moral serta spiritual modern.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer