Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jane Goodall, Ilmuwan Lingkungan Dunia yang Ubah Pandangan tentang Simpanse

Heri Sugiarto • Minggu, 5 Oktober 2025 | 13:24 WIB

Jane Goodall dengan simpanse di Taman Nasional Gombe Stream di Tanzania.(Foto: Dok. janegoodall.org)
Jane Goodall dengan simpanse di Taman Nasional Gombe Stream di Tanzania.(Foto: Dok. janegoodall.org)
PADEK.JAWAPOS.COM-Nama Jane Goodall mungkin terdengar baru bagi sebagian orang, tapi di dunia ilmu pengetahuan dan lingkungan, ia dikenal sebagai sosok yang mengubah cara manusia memahami hewan primata.

Ilmuwan asal Inggris ini menjadi pelopor riset perilaku simpanse liar di Afrika yang mengubah pandangan dunia tentang hubungan manusia dan alam.

Dr. Jane Goodall, meninggal dunia pada 1 Oktober 2025 di Los Angeles, California, pada usia 91 tahun. Kabar duka ini diumumkan secara resmi oleh Jane Goodall Institute (JGI) melalui laman resminya.

Dalam pernyataannya, JGI menyebut Goodall meninggal dunia karena penyebab alami (natural causes) saat berada di Amerika Serikat untuk menjalani tur ceramah dan kampanye lingkungan.

Profil dan Awal Karier Jane Goodall

Jane Goodall lahir di London, Inggris, pada 3 April 1934. Ia dikenal sebagai primatolog, etolog, dan antropolog yang melakukan penelitian jangka panjang terhadap perilaku simpanse liar di Gombe Stream National Park, Tanzania, sejak tahun 1960.

Goodall pertama kali diundang oleh Dr. Louis Leakey, ahli paleoantropologi asal Kenya, untuk meneliti kehidupan simpanse di Afrika Timur. Penelitiannya mengubah pemahaman dunia ilmiah tentang hubungan antara manusia dan primata.

Salah satu temuan paling pentingnya adalah bukti bahwa simpanse dapat membuat dan menggunakan alat, kemampuan yang sebelumnya dianggap hanya dimiliki oleh manusia.

Penelitian dan Kontribusi Ilmiah

Selama lebih dari enam dekade, penelitian Jane Goodall di Gombe menghasilkan berbagai publikasi ilmiah dan dokumenter terkenal, termasuk buku “In the Shadow of Man” (1971) dan “The Chimpanzees of Gombe” (1986).

Melalui risetnya, Goodall membuktikan bahwa simpanse memiliki emosi, struktur sosial, serta perilaku kompleks seperti kasih sayang, kerja sama, dan konflik. Temuan tersebut menjadi dasar bagi perubahan besar dalam pendekatan ilmiah terhadap primata dan perilaku hewan.

Pendirian Jane Goodall Institute dan Program Roots & Shoots

Pada tahun 1977, Jane Goodall mendirikan Jane Goodall Institute (JGI), organisasi nirlaba internasional yang berfokus pada konservasi keanekaragaman hayati, riset primata, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Empat belas tahun kemudian, pada 1991, ia meluncurkan program pendidikan global “Roots & Shoots” bersama sekelompok siswa di Tanzania. Program ini kini berkembang di lebih dari 100 negara, melibatkan generasi muda untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan dan kemanusiaan.

Penghargaan dan Pengakuan Internasional

Sepanjang hidupnya, Jane Goodall menerima berbagai penghargaan bergengsi dunia, antara lain:

Penghargaan tersebut menegaskan perannya sebagai ilmuwan dan pembela konservasi alam yang berpengaruh secara global.

Reaksi Dunia

Berita wafatnya Jane Goodall memunculkan gelombang belasungkawa dari berbagai kalangan, termasuk ilmuwan, lembaga konservasi, dan tokoh publik dunia.

Figur seperti Leonardo DiCaprio dan Sir David Attenborough, yang pernah berkolaborasi dengannya dalam proyek dokumenter, turut menyampaikan penghormatan atas dedikasinya terhadap bumi dan satwa liar.

Warisan dan Dampak Global

Warisan Jane Goodall mencakup peningkatan kesadaran global mengenai pentingnya perlindungan satwa liar, hutan tropis, dan pendekatan berbasis komunitas dalam upaya konservasi.

Saat ini, Jane Goodall Institute memiliki kantor cabang di lebih dari 30 negara, melanjutkan misi Goodall dalam penelitian, edukasi, dan aksi lingkungan berkelanjutan.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#peneliti simpanse Gombe #Jane Goodall Institute #simpanse #primatolog dunia #Roots and Shoots #Ilmuwan Lingkungan Dunia #Jane Goodall meninggal dunia #Jane Goodall #tokoh konservasi