Diharap Menginspirasi Talenta-talenta Lokal

20
Potongan serial Si Juki Anak Kosan yang tayang di Disney+ Hotstar sejak 29 Januari lalu. (IST)

Cerita kehidupan sehari-hari Si Juki siap menyapa para penggemarnya lebih lama. Sebab, kisah Si Juki bisa dinikmati lewat serial Si Juki Anak Kosan, yang sudah tayang melalui platform streaming Disney+ Hotstar sejak 29 Januari lalu.

Faza Meonk, kreator ’Si Juki’, mengungkapkan alasan kenapa akhirnya bikin serial Si Juki Anak Kosan, yang sebelumnya sempat diangkat ke layar lebar pada 2017 silam. Tentunya hal tersebut berangkat dari banyaknya permintaan dari para penggemar.

“Kami memutuskan untuk membuat kisah Si Juki ke dalam format serial karena melihat antusiasme penggemar yang begitu tinggi akan tingkah lucu Si Juki dan teman-temannya di film sebelumnya,” ujar Faza Meonk dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com (grup Padang Ekspres) Jumat (29/1).

Serial ini memiliki 13 episode mengangkat cerita sederhana tentang kehidupan sehari-hari Si Juki sebagai anak kos bersama teman-teman kuliahnya. “Kami harap, hadirnya serial Si Juki Anak Kosan ini tidak hanya dapat menghibur para penggemar, tapi juga dapat menginspirasi talenta-talenta lokal untuk selalu berkarya,” katanya lebih lanjut.

Baca Juga:  Semua Bisa Masuk dan Berenang di Marawa Beach Club, Ini Syaratnya...

Serial ini disutradarai oleh Daryl Wilson, namun disupervisi langsung oleh Faza Meonk. Diceritakan bahwa Si Juki dan teman-temannya yang unik berusaha bertahan hidup layaknya anak kos pada umumnya. Sejumlah masalah kerap mereka hadapi namun mereka selalu menemukan jalan keluarnya dengan tingkah mereka yang lucu dan absurd.

Faza Meonk mengungkapkan, setiap episode dari serial ini memiliki sentuhan komedi segar namun tetap relevan dengan jalannya cerita dengan setting anak kos. Komedi segar yang ada dalam serial ini diharapkan dapat memberikan hiburan untuk penonton. Di samping alur cerita yang mengangkat kejadian-kejadian yang sangat dekat dengan kehidupan mahasiswa di kota-kota besar.

“Di sini kami mengangkat berbagai hal yang kerap terjadi di keseharian masyarakat dengan kearifan lokal yang unik. Maka dari itu, kami ingin membuat penonton merasa dekat dengan kehadiran karakter-karakter dalam serial ini,” tutur Faza Meonk. (jpg)