Nikah Dihadiri 16 Tamu

36
(Foto: IST)

Kabar bahagia datang dari. Pasangan ini melangsungkan pernikahan pada hari ini Sabtu (6/6) di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Prosesi akad nikah digelar pada pukul 10.00. “Walaupun virus korona, Alhamdulillah berjalan lancar. Nikahnya di Sriwijaya Room Hotel Dharmawangsa,” kata Dewi Motik, ibunda Adimaz Pramono.

Pernikahan Adimaz dengan Niken Anjani, disebut Dewi, tidak melibatkan banyak orang karena mengikuti prokol kesehatan Covid-19. ”Cuma ada 16 tamu, nggak boleh kan undangan. Ya sudah kita harus ikuti aturannya,” ucapnya.

Kabar pernikahan Niken Anjani-Adimaz juga dibenarkan oleh Artea Event organizier. Dalam rilis pers yang disebar kepada wartawan, dinyatakan bahwa pernikahan Niken-Adimaz hanya dihadiri oleh keluarga inti dari kedua belah pihak dengan konsep nasional dengan sentuhan nuansa adat Palembang.

”Acara sakral ini hanya dihadiri oleh keluarga inti dari kedua mempelai,” demikian dalam keterangan tertulisnya.

Pernikahan Niken Anjani- Adimaz Pramono digelar secara sederhana namun terlihat elegan. Dekorasi ruangan perpaduan antara warna merah dan emas menciptakan suasana megah. Dewi Motik mengatakan persiapan pernikahan sang putra dilakukan sejak 14 Maret 2020 tepat di hari ulang tahun Adimaz. Dan pada hari ini, pernikahan dilangsungkan berjalan dengan lancar dan khidmat.

”(Persiapan sejak ) Tanggal 14 Maret tepat di hari ultah anak saya dan mereka langsung menikah tanggal 6 Juni. Jadi 6-6 -2020 pada pukul 10.10. Dan 6 Juni kan tepat hari lahirnya Bung Karno,” tutur Dewi Motik.

Dewi Motik, bahagia sekali proses pernikahan berlangsung khidmat. Dia pun tidak henti mengucap rasa syukur masih bisa menggelar pernikahan di tengah pandemi. Meskipun pernikahan Niken Anjani- Adimaz hanya bisa dihadiri oleh 15 orang tamu mengingat terbentur oleh protokol kesehatan Covid-19. ”Maharnya tiga perangkat emas berlian dan batu-batuan,” ujarnya.

Prosesi ijab qabul berlangsung sakral dengan mengusung tema nasional dengan sentuhan adat Palembang. “Kita nggak ada adat, ijab qabul secara Islam. Cuma seluruh keluarga saya menggunakan songket Palembang. Karena kan saya orang Palembang, bapaknya orang Jawa. Besanku orang Jogja dan Solo Jogja,” terangnya.

Dewi Motik belum memikirkan masalah resepsi pernikahan Adimaz Pramono-Niken Anjani dengan mengundang para sahabat dan kolega mengingat Covid-19 belum dapat dipastikan kapan akan berakhir. Yang penting, pernikahan sang putra dengan Niken Anjani sudah selesai dan mereka pun sudah sah sebagai suami-istri.

”Pesta-pesta itu kan hanya sunnah. Yang paling penting kan sah di mata Allah,” tutur perempuan yang merupakan seorang pengusaha itu.

Dewi Motik, mengatakan bahwa hubungan spesial antara sang putra dengan artis Niken Anjani terjalin belum terlalu lama. Meski begitu, keluarga dari kedua belah pihak ternyata sudah saling kenal lantaran mereka hidup bertetangga. “Alhamdulillah keluarganya baik-baik. Kami memang dari dulu tetanggaan di daerah Menteng,” ucapnya.

Pada saat Adimaz Pramono melontarkan pernyataan mau menikah pada Maret 2020 lalu, dia pun langsung menyetujuinya. “Alhamdulillah, yang paling penting seiman,” ucapnya.
Usai mendengar pernyataan Adimaz mau menikah, keluarga kedua belah pihak kemudian berembuk untuk menentukan tanggal pernikahan. (jpg)