Tara Basro, Tinggalkan Lingkungan Berunsur Bullying

18
Tara Basro. (net)

Artis Tara Basro kerap berbagi kiat-kiat untuk membangun rasa percaya diri terhadap bentuk serta kondisi tubuh. Dia sangat menentang body shaming dan bullying yang kini marak terjadi. Body shaming atau mengomentari bentuk fisik secara negatif kerap kali dilakukan sebagai candaan, padahal itu sangat mempengaruhi mental seseorang.

Dibalik kesuksesannya di dunia artis, ternyata wanita 30 tahun itu juga pernah mengalami perundungan di masa mudanya. ”Pernah banget (di-bully),” aku Tara dalam sesi tanya jawab di akun Instagram pribadinya, Senin (14/12).

Kejadian itu menimpa Tara saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Tara dimusuhi oleh teman sebaya dan juga kakak tingkatnya. ”Pas aku SD kelas 5, aku di-bully dan dimusuhin sama dua angkatan. Sama anak kelas 5 dan kelas 6,” curhatnya.

Perlakuan tak menyenangkan itu rupanya belum berakhir meskipun ia lulus sekolah dasar. Tara kembali di Bully saat ia masuk Sekolah Menangah Pertama (SMP). ”Terus, sudah gitu pas SMP di-bully sama kakak kelas, gara-gara pakai bandana. Itu nggak penting,” akunya.

Bullying itu ternyata sempat merusak mental seorang Tara Basro. Ia kerap menangis dengan perlakuan itu. Bahkan pemain film Pengabdi Setan (2017) itu mengaku sampai tak mau masuk sekolah gara-gara hal tersebut.

”Jadi kalau ingat zaman dulu, kalau sekolah, tuh, suka deg-degan sendiri,” ujarnya. “Ada beberapa waktu tiap pulang sekolah nangis-nangis, bilang ke nyokap, ’Nggak mau sekolah lagi, nggak mau sekolah lagi,’ gara-gara teman-teman di sekolah pada jahat-jahat banget gitu,” lanjutnya.

Hebatnya, Tara masih bisa bertahan hingga kini menjadi artis terkenal. Baginya, lingkungan yang lekat dengan unsur bullying, layak untuk ditinggalkan. Ia juga menyarankan untuk mendekati lingkungan yang membuatnya percaya diri.

”Teman-teman yang cara pikirnya masih seperti itu tinggalin. Kamu harus cari lingkungan yang bisa bantu kamu ningkatin rasa percaya diri dan tumbuh kembang. Mungkin untuk mencoba-coba pakai baju yang beda dari biasanya, coba pakai make-up atau tidak pakai make-up. Mulai cari tahu kira-kira apa yang bikin hati kita berbunga-bunga,” bebernya. (jpg)