Putra Ebiet Daur Ulang Hati Selembut Salju

Segara Banyu Bening. (jawapos.com)

Lagu Hati Selembut Salju sempat booming tahun 1981 saat dinyanyikan oleh Jamal Mirdad. Lagu ciptaan Harry Toos itu kini kembali dibawakan ulang di tahun ini di-recycle oleh putra musisi senior Ebiet G. Ade, Segara Banyu Bening.

Aransemen musik, nada dan iramanya tentu dibuat kekinian supaya dapat dinikmati oleh para penikmat musik Tanah Air. Segara mengatakan, dirinya tertarik me-recycle lagu Hati Selembut Salju usai diperdengarkan oleh tim. Dia menganggap lagu ini memiliki kekuatan dalam hal lirik.

Dikatakannya, proses pembuatan lagu ini cukup singkat hanya butuh waktu sekitar satu bulan dari awal sampai pasca produksi. “Kita buat demonya pada suka, ya sudah kita bikin. Karena menurut aku lagu ini bagus banget,” ujar Segara saat berbincang dengan JawaPos.com (grup Padang Ekspres).

Lagu Hati Selembut Salju bercerita tentang seseorang yang akan selalu menanti kehadiran cinta tanpa batas waktu. Meskipun tidak ada kepastian kapan cinta itu akan datang, tapi ia rela menunggu sampai cinta itu tiba.

Dalam proses pembuatan lagu ini, Segara dibantu oleh Irwan Simanjuntak. Proses pembuatan lagunya dilakukan tanpa ada pertemuan fisik mengingat saat ini tengah terjadi pandemic Covid-19. Komunikasi Segara dan Irwan Simanjuntak hanya mengandalkan perangkat teknologi. Keduanya cuma bertemu sekali saat menjalani rekaman. ”Kebetulan kita tetanggaan. Tapi kita tetap menaati protokol kesehatan. Awalnya kirim-kiriman file saja, ketemunya pas rekaman doang,” kata Segara.

Baca Juga:  Yuliandre: Beri Perhatian Pekerja Seni Berkarya di Platform Digital

Membawakan ulang lagu Hati Selembut Salju merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi Segara. Selain lagunya sempat booming di era 80-an, dia juga tertantang untuk dapat menyampaikannya ke generasi sekarang dengan melakukan penggubahan di sana-sini.
”Aku harus bisa meremajakan lagu ini agar bisa diperdengarkan ke pendengar yang baru,” ungkap Segara.

Kesulitan me-recycle lagu ini adalah menghayati lirik lagunya. “Aku berpikir kira-kira Om Harry Toos itu memaknai lagu ini seperti apa. Aku harus benar-benar bisa memaknainya, kesulitannya di situ,” ujarnya. Single Hati Selmbut Saljuadalah single kedelapan bagi bagi Segara. Namun, lagu ini adalah pengalaman pertamanya menyanyikan lagu milik orang lain. (jpg)