Target Baru DC Films dan Warner Bros, Rilis Enam Film Setahun

30
The Suicide Squad, salah satu dari empat proyek DC Films dan Warner Bros. yang dipastikan rilis di bioskop pada tahun 2022. (JawaPos.com)

DC Films dan Warner Bros. berambisi menyaingi rival mereka, Marvel Studios. Mulai tahun 2022, mereka bakal merilis enam judul film per tahun. Hal itu diungkap Presiden DC Films Walter Hamada pada Minggu (27/12). Dia menyatakan, rilis film tersebut akan dilakukan di dua media. Yakni, bioskop dan layanan streaming HBO Max.

“Film-film berbujet besar yang ditargetkan untuk bioskop tetap dirilis di bioskop. Sementara itu, film dengan skala lebih kecil akan diluncurkan di layanan streaming,” papar Hamada, sebagaimana dikutip The New York Times. Ada empat proyek yang dipastikan rilis di bioskop. Yakni, Justice League versi Zack Snyder, sekuel Aquaman dan The Suicide Squad, serta Black Adam-nya Dwayne Johnson.

Untuk “membangun” jagat DC Films, lanjut Hamada, beberapa film yang telah dirilis akan dibuat spin-off-nya dalam versi serial. “Dengan film-film kami saat ini, muncul ide ’judul apa yang potensial untuk dirilis di (HBO) Max’?” lanjut mantan produser New Line Cinema itu.

Hingga kini, HBO Max dan Warner Bros. baru mengumumkan proyek serial untuk The Batman versi Robert Pattinson. Plus serial untuk tokoh Peacemaker (John Cena) dari The Suicide Squad. DC Films dan Warner Bros. pun menyatakan siap mengusung konsep Earth.

Baca Juga:  Semua Bisa Masuk dan Berenang di Marawa Beach Club, Ini Syaratnya...

Alias menampilkan beberapa “bumi”. “Agar ceritanya saling terkoneksi dan berpegang pada alur komik, DC Universe akan memperkenalkan konsep multiverse –dunia paralel yang berlangsung di waktu bersamaan,” terang Hamada.

Dia mencontohkan, Wonder Woman yang diperankan Gal Gadot adalah tokoh di Earth 1. Sementara itu, Robert Pattinson, pemeran Batman di The Batman, berada di Earth 2. Proyek multiverse tersebut sudah diterapkan untuk The Flash. Dalam proyek yang dibintangi Ezra Miller itu, bakal ada dua Batman. Yakni, versi Ben Affleck dan versi Michael Keaton dari era 1992–1998. Keduanya telah dikonfirmasi membintangi The Flash pertengahan tahun ini.

Hamada belum mengonfirmasi apakah para hero dari serial DC Comics yang tayang di The CW, jaringan TV milik Warner Bros., akan ikut terlibat. Sebab, awal tahun ini, fans dikejutkan dengan pertemuan dua Flash/Barry Allen. Ezra Miller tampil sebagai kameo di serial The Flash yang dibintangi Grant Gustin.

Hamada mengakui, ide multiverse di film memang belum teruji sebagaimana di komik. “Menurutku, belum ada yang mencoba konsep seperti ini. Tapi, kurasa fans akan bisa memahaminya. Kalau kami mampu membuat film yang bagus, mereka akan mengikutinya,” tegasnya. (fam/c18/ayi/jpg)