Distance Rilis Album When Everything Turns Blue: Shoegaze Melankolis tentang Cinta dan Kerinduan


PADEK.JAWAPOS.COM–Band shoegaze asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Distance, memperkenalkan album perdana mereka bertajuk When Everything Turns Blue.
Berisi sepuluh lagu, album ini menjadi perjalanan musikal yang merangkum perasaan cinta, kerinduan, kenangan, hingga ketakutan kehilangan sesuatu yang berharga.
Dirilis melalui Budaphest Records, When Everything Turns Blue menghadirkan karakter musik shoegaze dengan tekstur gitar yang berlapis, atmosfer dreamy, serta nuansa emosional yang melankolis.
Baca Juga: Dua Titik Longsor Terjadi di Flyover Kelok Sembilan Limapuluh Kota, Area Dagang Warga Tertimbun
Melalui album ini, Vokalis dan Gitaris Distance, Tures, kepada Padang Ekspres, Jumat (6/11/26) mengajak pendengar memasuki ruang perasaan yang intim. Ceritanya berpusat pada seseorang yang begitu tenggelam dalam tatapan kekasihnya hingga dunia di sekelilingnya seolah kehilangan bentuk.
Di balik perasaan jatuh cinta tersebut, tersimpan harapan sederhana, yakni keinginan agar keindahan yang dirasakan bersama tidak pernah memudar, meskipun waktu terus berjalan dan segala sesuatu dapat berubah.
Bagi Distance, cinta bukan hanya tentang kebahagiaan ketika dua orang saling menemukan. Lebih dari itu, cinta juga berkaitan dengan kerentanan, ingatan, kerinduan, dan ketakutan akan kehilangan seseorang yang memiliki arti penting.
Tures menambahkan, konsep tersebut direpresentasikan melalui judul When Everything Turns Blue. Warna biru menjadi simbol perubahan suasana batin ketika cinta, kenangan, dan kenyataan bertemu dalam satu ruang emosional.
Biru dalam album ini menggambarkan perasaan yang berada di antara ketenangan dan kesedihan, keindahan dan kehilangan, serta keinginan untuk menetap di tengah kesadaran bahwa segala sesuatu tidak selalu bertahan selamanya.
Secara musikal, Distance membangun atmosfer dreamy melalui permainan gitar bertekstur yang memadukan kebisingan dan keheningan. Pendekatan tersebut menjadi medium untuk menyampaikan berbagai emosi yang terkadang sulit diungkapkan melalui kata-kata.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar 7 November 2026: Padang, Sawahlunto, dan Pariaman Berpotensi Hujan
Album ini terdiri atas sepuluh lagu yang disusun sebagai sebuah perjalanan emosional. Tiga bagian bertajuk Trilogy 1 "IMYML", Trilogy 2 "Before the Light Leaves", dan Trilogy 3 "Hey, Can You Find Me?" menjadi penanda penting dalam rangkaian cerita tersebut.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

