Hari Guru, Kemendikbud dan Unand Kejar Mutu SD di Kepulauan Mentawai

77

Bertepatan dengan Hari Guru, Kemendikbud meluncurkan Program Kejar Mutu SD melalui pendampingan psikososial dan penguatan modul pembelajaran di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rabu (25/11/2020).

Kegiatan ini dihadiri langsung dan secara virtual Direktur Pendidikan Sekolah Dasar Kemdikbud Sri Wahyuningsih, Bupati Mentawai Yudas Sabbagalet dan Wakil Bupati Kortanius, LPPM Universitas Andalas (Unand) serta stakeholder lainnya.

Sri Wahyuningsih menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kepulauan Mentawai dan LPPM Universitas Andalas yang telah memulai pelaksanaan Program Kejar Mutu SD dengan sangat serius.

Menurutnya, keluarga menjadi faktor utama pendidikan karakter anak di tengah pandemi. Dengan program Kemendikbud melalui Direktorat Pendidikan Dasar, pihaknya melakukan pendampingan adaptasi oleh anak didik melalui pendidikan karakter dari rumah.

“Direktorat SD mencoba hadir dalam memberi solusi dalam mempersiapkan SDM didik kita. Dengan pendampingan ini tentu kesepian psikologis bagi peserta didik anak dalam menghadapi masa belajar dari rumah di tengah pandemi menjadi sangat penting,” harapnya.

Tim pengabdian untuk itu yang bekerja sama dengan Kemendikbud berasal dari FISIP Universitas Andalas. Terdiri dari Ilham Aldelano Azre, MA, Rilci Kurnia Illahi, MPd, Andri Rusta, MPP dan Dr. Asrinaldi, MSi.

Baca Juga:  52 Reviewer Ditugaskan Me-review 800 Proposal Pengabdian Masyarakat

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet saat membuka kegiatan mengapresiasi kegiatan pendampingan ini dan berharap ada peningkatan mutu SDM di Kepulauan Mentawai.

Dengan peluncuran tersebut, maka secara resmi kegiatan Kejar Mutu SD di kepulauan Mentawai dimulai hingga sebulan ke depan.

“Tanggungjawab pendidikan di masa pandemi ini tidak hanya dititikberatkan pada guru, namun juga orang tua murid. Pemerintah daerah tentu sangat mendukung dan menfasilitasi kegiatan ini sehingga program kejar mutu berjalan dengan efektif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pendampingan Kejar Mutu SD dari Universitas Andalas Ilham Aldelano Azre MA menjelaskan bahwa tujuan kegiatan untuk membantu peserta didik SD di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) serta non-3T untuk mendapatkan hak-hak pendidikan yang berkualitas di masa pandemi Covid-19.(rel)

Previous articleIni Daftar 9 Tokoh Penerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik
Next articleProduksi Diawasi Ketat, Vaksin Harus Aman Sebelum Digunakan