Pengadilan Terapkan Sidang Online, Terdakwa Tetap di Rutan

Sidang online kasus pidana menggunakan telekonferensi video di Pengadilan Negeri Kelas 1A Padang, Selasa (31/3). (Foto: indra)

Sebagai antisipasi penularan virus korona (Covid-19) dengan cara menjauhkan jarak fisik, Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A Padang mulai menerapkan sidang online melalui telekonferensi video, Selasa (31/3). Hal itu dilakukan atas instruksi Mahkamah Agung (MA).

“Hari ini kami sudah mulai menerapkan sidang online melalui video conference. Untuk perdananya sudah diterapkan pada sidang pidana siang tadi,” ungkap Ketua PN Kelas 1 A Padang, Yose Rizal, Selasa (31/3).

Dia menjelaskan, mekanisme kerjanya, alat telekonferensi video yang digunakan untuk sidang online di PN Kelas 1 A Padang tersebut, akan terkoneksi ke kejaksaan dan rumah tahanan (rutan).

“Untuk perkara pidana, dilakukan melalui sidang online. Majelis sidang berada di PN Padang, saksinya berada di kejaksaan dan terdakwa berada di rutan,” terangnya.

Sementara untuk sidang perkara tindak pidan korupsi, kata Yose, akan tetap dilakukan seperti biasa. Hal itu dilakukan karena sidang tersebut bakal mengalami kesulitan bila dilakukan lewat online.

“Sedangkan untuk sidang perdata, ada pilihan melalui e-ligitasi. Jadi sidang perdata bisa dilakukan di rumah masing-masing,” katanya.(idr)