Komplotan Perampok Asal Riau Diringkus

Tim Satreskrim Polresta Padang saat melumpuhkan pelaku perampokan di Kabupaten Sijunjung. (Heru Irawan-Padang Ekspres)

Komplotan perampok Pekanbaru bersenjata api rakitan berhasil diringkus oleh Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang, Sabtu (2/5) sekitar pukul 09.00. Satu di antaranya terpaksa ditembak kakinya karena menodongkan senjata api saat akan ditangkap.

Komplotan perampok tersebut ditangkap di tempat persembunyiannya di Simpang Kiliran Jao Kabupaten Sijunjung. Usai ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Polresta Padang untuk diamankan sementara. Informasi yang diterima Padang Ekspres, berinisial SH, 36, MY, 44, TS,41, AP, 49 dan HE, 50. Semuanya merupakan warga Riau.

Kelima pelaku tersebut berhasil merampok korban Firmansyah, 46 di rumahnya di Jalan Poros, Kelurahan Rawang Empat, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan. Mereka berhasil membawa satu unit truk Colt Diesel dengan plat nomor BM 9741 EU dan 2 unit HP. Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung kabur ke arah Provinsi Sumbar.

Dan korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Bunut, Polres Pelalawan. Setelah melakukan penyelidikan didapatkan informasi bahwasanya pelaku akan menjual barang hasil curian itu dan sedang berada di daerah Simpang Kiliran Jao Kabupaten Sijunjung. Unit Opsnal Polsek Bunut, Polres Pelalawan kemudian meminta bantuan Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Akhirnya pelaku berhasil ditangkap saat berada di salah satu tempat tambal Ban di daerah Kiliran Jao. Namun, ketika akan ditangkap, salah satu pelaku mencoba menodongkan senjata api rakitan kepada petugas. Dengan cepat polisi langsung melumpuhkan pelaku dengan cara memberikan tindakan tegas dan terukur menembak kakinya dan petugas berhasil merebut senjata api rakitan tersebut.

Lalu pelaku dan barang bukti berupa senjata api rakitan dengan tiga peluru serta truk yang dicuri dibawa ke Polresta Padang. Sesampainya di Polresta Padang, anggota Opsnal Satreskrim Polresta Padang menginterograsi pelaku dan pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan perampokan.

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan didampingi Kasat Reskrim Kompol Rico Fernanda membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku sebelumnya melakukan perampokan di Jalan Poros, Kelurahan Rawang Empat, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan.

“Di sana mereka menyekap korban beserta istri dan anaknya sambil menodongkan senjata api rakitan. Setelah itu, mereka menguras harta korban dan melarikan truk korban yang sedang bermuatan kelapa sawit,” ujarnya. Setelah kejadian itu, kasus itu kemudian ditindaklanjuti oleh Unit Opsnal Polsek Bunut dan mendapatkan informasi pelaku sedang berada di daerah Kabupaten Sijunjung. Dan selanjutnya menginformasikan ke Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang untuk mengcek informasi tersebut.

Tim Satreskrim langsung bergerak cepat, setiba di sana di kawasan pedalaman Kabupaten Sijunjung, petugas melihat truk yang dirampok oleh komplotan tersebut. “Dengan beranggotakan sekitar 7 personel yang dipimpin Kanit Opsnal Ipda Deni langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Salah satunya terpaksa ditembak karena mencoba melawan dan melarikan diri sambil menodongkan senjata api rakitan itu kepada petugas,” ungkap Kapolresta.

Senjata api rakitan itu berhasil direbut petugas dengan tiga pelurunya dan langsung dibawa ke Polresta Padang untuk penyelidikan selanjutnya. “Para pelaku masih berada di Polresta Padang dan akan diserahkan ke Polsek Bunut. Saya bangga dan mengucapkan terima kasih kepada personel atas kinerjanya dan memberi rasa aman kepada warga Kota Padang,” ungkapnya. (err)