Penyelundupan Sabu ke LP Digagalkan

20

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Muaro Padang, menggagalkan upaya penyelundupan barang diduga narkoba yang disembunyikan dalam nasi bungkus yang diantarkan oleh salah satu pengunjung.

Peristiwa tersebut terjadi Rabu (3/6) sekitar pukul 16.00. Barang bukti pun langsung diamankan, sedangkan si pengantar berhasil melarikan diri.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, peristiwa itu terjadi saat ada salah seorang pengunjung menitipkan nasi bungkus kepada petugas yang menjaga. Setelah itu, si pengantar nasi yang bernisial F dalam KTP-nya, langsung meninggalkan LP tersebut.

Bungkusan nasi tersebut kemudian diperiksa oleh petugas, ternyata di dalamnya ada lima butir narkoba jenis ekstasi dan sabu. Barang haram tersebut langsung diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Padang, untuk dilakukan penyelidikan.

Kepala LP Kelas II A Muaro Padang Arimini, membenarkan peristiwa penyelundupan narkoba ke dalam lapas. “Peristiwa itu diketahui ketika ada seseorang yang mengaku keluarga narapidana hendak menitipkan nasi bungkus. Saat nasi itu diperiksa petugas dia langsung melarikan diri,” katanya.

Ketika dibuka, di dalam bungkus nasi itu didapati lima butir pil diduga ekstasi dan benda kristal bening yang diduga sabu-sabu.

Sementara Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Bagus menceritakan orang tak dikenal itu sebenarnya telah menitipkan makanan dua kali dengan jarak sekitar setengah jam. “Pertama ia menitip nasi bungkus, kemudian sekitar setengah jam berlalu ia kembali menitip nasi bungkus,” katanya.

Hal itu menjadi salah satu alasan yang menambah kecurigaan petugas sehingga langsung memeriksa barang titipan. “Kami menduga ia mengirim dua kali untuk mengetes serta mengetahui alur penitipan barang ke dalam, beruntung petugas yang berjumlah lima orang saat itu cepat mendeteksi,” jelasnya.

Dari penitipan yang pertama petugas sempat menanyai identitas pengirim barang serta narapidana yang akan menerima.

Orang tak dikenal itu mengaku berinisial F, sedangkan barang ditujukan kepada narapidana berinisial RA di kamar 8a. “Saat kami periksa tidak ada narapidana yang berinisial RA di kamar tersebut, kemungkinan itu nama samaran,” katanya.

Usai ditemukannya barang diduga narkoba tersebut pihak LP langsung berkoordinasi dengan Polresta Padang. Sementara itu, Kanit Opsnal Satresnarkoba Polresta Padang, Ipda Ori Friliansa mengatakan barang haram tersebut telah diamankan, sementara untuk pelaku masih dalam penyelidikan. “Kita masih dalam penyelidikan, mudah-mudahan pelakunya berhasil kita tangkap,” ungkapnya. (*)