Soal Kasus Surat Bertandatangan Gubernur, Jubir: Kita Hormati Proses Hukum

57

Kasus surat bertanda tangan Gubernur Sumbar saat ini masih diproses penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang.

Juru Bicara Gubernur Sumbar, Jasman Rizal menyampaikan bahwa surat tersebut sudah masuk ranah hukum sehingga pihaknya menghormati proses tersebut.

“Karena sudah masuk ranah hukum, tentu kita harus menghormati proses hukumnya,” ungkap Jasman yang juga Kadiskominfotik Sumbar ini, Minggu (5/9/2021).

Lebih lanjut Jasman menambahkan bahwa Pemprov Sumbar percaya bahwa proses yang tengah dilakukan aparat penegak hukum dilakukan dengan sangat profesional.

“Kita tidak ingin memberikan pendapat, karena dengan memberikan jawaban ataupun klarifikasi, nanti terkesan membuat opini atau penggiringan opini. Rasanya itu kurang pas,” kata Jasman.

Pejabat yang bergelar Datuak Bandaro Bendang ini mengatakan sejak awal Pemprov Sumbar sangat mendukung segala upaya proses hukum yang sekarang lagi berproses.

“Sekali lagi disampaikan, marilah kita hormati proses hukum oleh penegak hukum. Kita juga mengimbau semua pihak, kiranya juga dapat menghormati semua proses hukum ini,” imbaunya.

Sebagaimana diberitakan, dalam kasus ini, kepolisian menyita sedikitnya tiga kardus berisikan surat bertandatangan gubernur yang rencananya akan dibagikan.

Baca Juga:  DBL Hadir Lagi! Polresta Ingatkan Tetap Patuhi Prokes

Sebelumnya, surat digunakan lima orang yang bukan merupakan pegawai Bappeda Sumbar, berinisial DO, 46, DS, 51, AG, 36, MR, 50, dan DM, 36. Total uang yang telah masuk ke rekening pribadi salah seorang dari lima orang ini sebesar Rp170 juta.

Uang itu dari hasil 21 surat yang telah dibagikan sebelumnya ke kampus, rumah sakit, dealer kendaraan hingga pengusaha di Kota Padang. Rencana tiga kardus surat lainnya akan dibagikan ke wilayah Sumbar.

Surat bertandatangan gubernur tertanggal 12 Mei 2021 bernomor 005/3904/V/Bappeda-2021 tersebut perihal penerbitan profil dan potensi Provinsi Sumatera Barat. Kop surat ditandatangani Mahyeldi Ansharullah.

Dalam surat menyebutkan dapat partisipasi dan kontribusi dalam mensponsori penyusunan dan penerbitan buku profil “Sumatera Barat Provinsi Madani, Unggul dan Berkelanjutan” dalam versi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris serta Bahasa Arab serta dalam bentuk soft copy.(wni/idr)