Oknum ASN Lapas Diduga Gelapkan Mobil

21
Ilustrasi penggelapan mobil. (Foto: IST)

Polisi dari Polsek Kototangah membekuk seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di salah satu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Sumbar. Ia ditangkap karena terlibat dalam kasus penggelapan mobil.

Kapolsek Kototangah AKP Zamri Elfino kepada Padang Ekspres, kemarin mengatakan pelaku berinisial ZA, 48, ditangkap Sabtu (30/5) sekitar pukul 03.00 di rumah keluarganya di kawasan Kototangah. “Ya, yang bersangkutan sudah kami tahan lebih kurang sudah tiga hari ini, ia ditangkap saat berada di kawasan Kototangah,” kata Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dan terus berkomunikasi dengan pihak lapas dan Kanwil Kemenkumham Sumbar. “Kasusnya tetap berjalan, tidak ada pencabutan laporan, kami terus mengembangkan kasus ini,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Kototangah Iptu Syafwal menambahkan, pelaku telah melakukan aksi tersebut sejak tahun 2019.

Modus yang digunakan pelaku adalah dengan mencarter mobil. Mobil yang digunakan pelaku kemudian digadaikan ke orang lain. “Pengakuannya mobil itu digadaikan ke Pasaman Barat, Payakumbuh, Sijunjung bahkan hingga ke Provinsi Jambi. Mobil yang digadaikan nominalnya bervariasi, ada sekitar Rp 25 juta per unit mobil,” katanya.

Uang hasil penggelapan mobil tersebut, lanjut Syafwal, digunakan pelaku untuk berfoya-foya. Sejauh ini pihaknya tidak ada menemukan dugaan kasus lain yang menjerat pelaku, termasuk kasus penyalahgunaan narkotika. “Pengakuannya begitu, tidak ada pakai atau edarkan narkotika, namun kami masih mengembangkan lebih lanjut,” katanya.

Saat ini pelaku sudah meringkuk di sel tahanan Polsek Kototangah. Polisi juga ikut menyita barang bukti berupa satu unit gadget merek Samsung warna putih, uang tunai sebesar Rp 1.575.000 dan dua lembar struk ATM. “Terbaru kami juga baru menjemput dua unit mobil merek Toyota Avanza yang digelapkan pelaku di Pasaman Barat dan Sijunjung, dua lainnya segera menyusul,” katanya. (err)