Berdalih untuk THR, Oknum Pemnag Gunung Medan Lakukan Pungli

125

Oknum aparatur Pemerintah Nagari (Pemnag) Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya diduga melakukan pungutan liar (pungli) bermodus dana bantuan Tunjangan Hari Raya (THR).

Informasi yang dihimpun wartawan Padang Ekspres, permintaan THR itu terlihat dari surat edaran dengan Nomor 460/50/IV/Kesra/2021 dan ditandatangani oleh Wali Nagari Gunung Medan, Khairul Rasyid Dt Sinaro dan dibubuhi stempel basah menggunakan kop surat Pemerintah Nagari Gunung Medan.

Tak hanya itu, selain perangkat nagari, dalam daftar lampiran penerima THR pada surat tersebut juga tercantum penerima atas nama petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.

Ketika dikonfirmasi ke pihak Pemerintah Nagari Gunung Medan, Jumat (07/05/2021), Kasi Kesra Pemerintah Nagari Gunung Medan, Parjiyanto, tak menampik setempat tentang surat tersebur.

Ia bahkan mengakui jika surat tersebut sudah dikirimkan ke sejumlah perusahaan di Dharmasraya. “Surat permohonan bantuan THR sudah kami kirimkan ke sejumlah perusahaan dan beberapa pengusaha menengah dan besar yang memusatkan kegiatannya di nagari ini,” tegasnya.

Dia menegaskan, pembuatan surat tersebut atas inisiatif dirinya bersama wali nagari dan sudah menjadi keputusan rapat di tingkat pemerintahan nagari.

“Keputusan seperti ini baru pertama kali dilakukan oleh Pemerintah Nagari Gunung Medan dan hal seperti ini biasa dilakukan di beberapa nagari lainnya di Kabupaten Dharmasraya,” ujarnya membela diri.

Sebelumnya, kata dia, THR dari pihak luar sudah pernah diterima dari beberapa perusahaan berupa bingkisan yang diperuntukkan bagi ninik mamak. “Baru wali nagari yang baru inilah kebijakan ini diterbitkan, dengan nominal pembagian jumlah THR sesuai jabatan dan kedudukan masing-masing,” sebutnya.

Baca Juga:  Resah Pungli di Luar Jam Kunjungan, Baliho Raksasa Dipajang di Jalan Harau

Saat ditanyakan apakah surat tersebut dibuat berdasarkan keputusan rapat diperluas dengan melibatkan unsur pemerintah yang lain, Parjiyanto menegaskan rapat tersebut hanya dihadiri beberapa perangkat nagari dan dipimpin langsung oleh Wali Nagari Khairul Rasyid Dt Sinaro. “Langsung dipimpin Pak Wali Nagari rapatnya,” tegasnya.

Disinggung terkait adanya nama petugas Bhabinkamtibmas Polres Dharmasraya dan Babinsa nagari setempat, ia mengatakan yang bersangkutan tidak mengetahui namanya ada dalam daftar penerima tersebut. “Namun, nanti tetap akan kami berikan haknya,” imbuhnya.

Terpisah, salah seorang Staf Kantor Proyek Pembangunan Masjid Agung Dharmasraya yang juga merupakan salah satu BUMN bidang Pekerjaan Umum, PT Nindya Karya, Jamil, membenarkan telah menerima surat edaran tersebut. Menurutnya, surat tersebut diantar langsung oleh oknum wali nagari kepada pimpinan proyek yang memang berada dalam wilayah administrasi kenagarian itu.

Sementara itu, Wali Nagari Gunung Medan Khairul Rasyid saat dikonfirmasi terkait beredarnya surat permintaan THR tersebut membenarkan hal tersebut.

“Itu karena ketidaktahuan dan kekhilafan kami, namun surat itu sudah kami tarik kembali, ada empat surat permintaan THR kepada mitra. Di samping itu, para mitra yang kami surati juga belum merealisasikan permintaan tersebut artinya para mitra juga belum memberikan bantuan tersebut, artinya tidak ada uang bantuan THR yang kami terima,” tegas Khairul.

Plt Camat Sitiung Defri Zuhenda, menyayangjan apa yang dilakukan oknum wali nagari tersebut. “Apa yang sudah dilakukan oleh wali nagari itu memang salah dan saya berharap hal itu tidak terjadi lagi,” tegasnya. (ita)