Angka Kriminalitas di Sumbar Turun Selama Pandemi Covid-19

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto. (Foto: ist)

Angka kasus kriminalitas di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengalami penurunan selama pandemi virus korona (Covid-19). Sejak awal tahun, penurunan drastis terjadi pada Maret 2020 tercatat sebanyak 984 kasus dan telah terselesaikan 717 kasus.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto saat telekonferensi bersama wartawan melalui kanal IJTI Sumbar, Rabu (8/4).

Kasus kriminalitas yang mengalami penurunan, kata Bayu, di antaranya kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan pemerasan (curas), penganiayaan berat (anirat), pecurian kendaraan bermotor (curanmor), kasus pembunuhan, dan kasus narkotika.

Kombes Pol Bayu memaparkan, berdasarkan Data Crime Index Polda Sumbar, jumlah kasus kriminalitas pada Januari tercatat 1.158 kasus dan telah diselesaikan sebanyak 658 kasus.

“Sedangkan Februari jumlahnya adalah 1.135, terselesaikan 742 kasus. Nah, jika dibandingkan antara Januari dengan Februari, mengalami penurunan 1,98 persen atau 23 kasus kriminalitas,” katanya.

Dia menambahkan, penurunan kasus kriminalitas secara signifikan terjadi pada Maret, dengan jumlah 984 kasus kriminalitas, dan telah terselesaikan sebanyak 717 kasus.

“Antara Februari dengan Maret presentasi penurunannya cukup siginifikan yakni 13,30 persen atau sebanyak 151 kasus. Jadi, angka kriminalitas mengalami penurunan tiga bulan belakangan, karena wabah Covid-19. Konsentrasi dan perhatian orang lebih banyak ke Covid-19 ini,” ujarnya. (esg)