Sepasang Muda-mudi Digerebek Warga

Petugas Satpol PP Padang menggiring pasangan muda-mudi ke atas truk untuk dibawa ke Mako Satpol PP. (IST)

Di tengah merebaknya virus korona (Covid-19) dan gencarnya Pemko Padang memutus rantai penularan Covid-19, masih saja ditemukan oknum masyarakat yang melakukan tindakan asusila dan meresahkan masyarakat.

Buktinya, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengamankan sepasang muda-mudi yang diduga melakukan tindakan asusila di Sungaibangek, Kecamatan Kototangah Padang, Jumat (8/5/2020) dinihari.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, sebelum diamankan oleh petugas Satpol PP, terlebih dahulu satu pasangan mesum digerebek oleh masyarakat setempat yang telah resah dengan perbuatannya tersebut.

Setelah digerebek oleh masyarakat, pasangan tersebut langsung diamankan oleh petugas kepolisian dari Polsek Kototangah agar masyarakat tidak melakukan aksi main hakim sendiri.

Kasatpol PP Padang, Alfiadi mengatakan, pihaknya menerima satu pasangan yang diduga mesum dari petugas kepolisian Polsek Kototangah. Satu pasangan muda-mudi tersebut terlebih dahulu digerebek oleh masyarakat karena curiga dengan aktivitas yang dilakukan oleh pasangan tersebut.

Ia menambahkan, pasangan mesum itu digerebek warga di salah satu kontrakan yang berada di kawasan Kecamatan Kototangah Padang. Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 02.30 dinihari. “Jadi masyarakat sudah curiga dengan gerak-gerik pasangan muda-mudi tersebut di sebuah kontrakan, makanya langsung digerebek warga,” jelasnya.

Warga yang telah gerah dan menaruh kecurigaan kepada penghuni rumah atas perbuatan mereka yang sudah tidak pantas, perempuan beranak satu ini telah pernah diingatkan akan ulahnya yang sering menerima tamu laki-laki hingga larut malam.

Namun teguran pihak RT dan warga tersebut tidak diindahkan, warga yang telah muak kemudian melakukan pengerebekan pada Jumat dini hari. Mereka yang tertangkap basah terpaksa dibawa ke Kapolsek Kototangah yang selanjutnya dibawa Ke Mako Satpol PP Padang jalan Tan Malaka, Kecamatan Padang Timur.

“Saat pengerebekan, didapati perempuan tersebut berada di dalam kamar, sedangkan teman laki-lakinya bersembunyi di loteng kamar. Perempuan ini kepada petugas mengaku berstatus janda sedangkan teman laki-lakinya mengaku sudah duda,” jelasnya.

Alfiadi menuturkan, pasangan yang diduga mesum dan berselingkuh ini berinisial FN, 23 berasal perumahan Limamanih Kecamatan Pauh, yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan teman laki-lakinya YP, 25 diketahui dari KTP beralamat di Jalan M. Hatta, Kecamatan Kuranji.

Di Mako Satpol PP, pasangan mesum itu langsung didata dan dilakukan pengarahan. Selain itu, pasangan itu juga diproses oleh PPNS Satpol PP Padang. Alfiadi sangat menyayangkan di bulan Ramadhan serta situasi pandemi Covid-19 ini masih saja ada kelakuan untuk berbuat tidak senonoh. “Mereka berdua akan diproses oleh PPNS berdasarkan ketentuan dan aturan yang berlaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Alfiadi. (a)