Bawa Kayu Balok tanpa SKSHH, Tim Polda dan BBTNKS Tangkap Dua Pelaku

27

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar bekerja sama dengan Tim Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) wilayah II mengungkap dugaan tindak pidana illegal logging.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, mengatakan, tim tersebut menangkap dua orang pelaku.

“Pelaku IC, berusia 26 tahun, pekerjaan buruh harian lepas, warga Balai Tapan, Pesisir Selatan, dan yang kedua adalah M, berusia 40 tahun, pekerjaan swasta, warga Pesisir Selatan juga,” katanya.

Dikatakan, pelaku ditangkap pada 5 November 2021, pukul 08.45 WIB di Jalan Raya Bukit Putus, Kenagarian Limau Puruik, Kecamatan Ranah Hulu Ampek Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Barang bukti yang disita, yakni satu mobil truk Colt Diesel bermuatan hasil hutan kayu sebanyak 31 batang berbentuk balok, satu STNK mobil truk Colt Diesel dan dua lembar blangko nota angkutan tertanggal 4 November 2021.

Pelaku ditangkap Tim Ditkrimsus dan BBTNKS karena diduga melakukan tindak pidana illegal logging karena mengangkut hasil hutan tidak dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH).

“Pelaku melanggar Pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, sebagaimana diubah dan ditambah dalam Pasal 37 angka 13 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” kata Satake Bayu.(idr)