Sita Ekskavator, Polres Dharmasraya Tangkap Lima Penambang Ilegal

71

Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya, mengamankan lima orang warga yang diduga melakukan penambangan emas tanpa izin kawasan Sungai Munggeh IV Nagari Kecamatan Koto Besar, Selasa (12/01/2021).

Tiga orang merupakan warga Desa Kuap Kecamatan Pemayung Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi, berinisial NK, 46, MRS, 43,dan Mi, 46. Sementara dua lagi merupakan warga Dharmasraya yakni IR, 46, warga Jorong Padang Bungur Timur Kenagarian Abai Siat, SO, 37, warga Jorong Sungai Kalang Kenagarian Tiumang.

“Ke lima orang pelaku tersebut serta sejumlah barang bukti sudah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah didampingi Kasat Reskrim AKP Suyanto.

Petugas kata Kapolres, mengamankan satu unit ekskavator, mesin dompeng dan barang bukti lainnya.

Dijelaskan, penangkapan kelima pelaku, berawal dari adanya informasi tentang adanya kegiatan illegal minning di daerah tersebut. Kemudian anggota Sat Reskrim melakukan penyelidikan dan menemukan adanya beberapa orang sedang melakukan kegiatan illegal minning.

“Kami temukan penambangan pasir tanpa ijin menggunakan alat berat ekskavator dan tambang emas dengan menggunakan mesin dompenp,” tegasnya.

Baca Juga:  Agus Suardi Ajukan Justice Collabolator Kasus Dugaan Korupsi KONI Padang

Para pelaku dijerat dengan Pasal 158 UU No.3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU No.4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara jo Pasal 55 KUHP diancam dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. (ita)