Larangan Berkumpul tak Dipatuhi, 13 Warga Dibawa ke Mapolres

Sebanyak 13 warga diberikan pembinaan terkait pencegahan Covid-19 di Mapolres Dharmasraya. (Foto: IST)

Sebanyak 13 warga Kabupaten Dharmasraya terpaksa berurusan dengan pihak berwajib, Rabu malam (13/5/2020).

Petugas kepolisian terpaksa membawa mereka ke Mapolres Dharmasraya karena dinilai tidak mengindahkan imbauan terkait pencegahan Covid-19.

Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, Kamis (14/5/2020) menjelaskan, sebelumnya petugas gabungan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang dipimpin Kabagops Polres Dharmasraya Kompol Rifa’i patroli rutin untuk memantau dan membubarkan masyarakat yang berkumpul.

Ketika sampai di Nagari Sungai Dareh, petugas menemukan masyarakat yang berkumpul. Lalu, petugas mendatangi tempat tersebut dan memberikan imbauan agar tidak berkumpul. “Namun imbauan tersebut tak indahkan. Beberapa saat kemudian mereka berkumpul lagi,” ungkap AKBP Aditya.

Mereka dibawa mapolres untuk diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan gar mematuhi aturan pencegahan Covid-19, dan tidak kembali berkumpul.

“Polres Dharmasraya yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 akan terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak berkumpul. Bagi yang tidak mengindahkan imbauan, kita bawa ke mapolres untuk diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat harus mematuhi aturan pemerintah sehingga tidak tertular Covid-19. Salah satunya terkait larangan berkumpul.

“Sebab, jika tertular, risikonya tidak hanya ditanggung pribadi. Namun juga berdampak terhadap orang-orang sekitar terutama keluarga,” kata AKBP Aditya.(ita)