Berusaha Kabur, DPO Curanmor Ditembak Polisi

14
ilustrasi. (net)

Satreskrim Polresta Padang kembali menghadiahi timah panas kepada pelaku pencurian karena mencoba melawan ketika ditangkap. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Tarandam pada Selasa sore (13/10). Pelaku merupakan sopir angkot, salah satu komplotan curanmor di Kota Padang.

Diketahui, pelaku berinisial NH, 37, masuk daftar pencarian orang (DPO) Polresta Padang sejak sebulan lalu atas kasus pencurian sepeda motor di parkiran Masjid Al Furqan, Jalan Abdul Muis, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Jumat (3/7) sekitar pukul 05.30. Pelaku diamankan saat mengemudi angkot. Dimana petugas berpura-pura menjadi penumpang dan kemudian langsung menangkap pelaku.

“Pelaku ini merupakan rekan dari pelaku lain berinisial EA yang telah dahulu kami amankan pada Rabu (7/10) lalu di kawasan Pasar Raya Padang. Dia juga dihadiahi timah panas,” ujar Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, kemarin.

Pelaku ini ditangkap berdasar keterangan dari rekannya bahwasanya dia bekerja sebagai sopir angkot jurusan Siteba-Pasar Raya. Dari informasi itulah Tim Elang Satreskrim Polresta Padang melakukan pengintaian di titik yang dilalui angkot pelaku.

“Saat di kawasan Tarandam, anggota yang melihat pelaku mengemudi angkot dan langsung memberhentikannya dan meminta keluar dari angkot. Awalnya dituruti namun pas sudah keluar dari angkot, pelaku ini mencoba kabur. Kami terpaksa melumpuhkannya dengan memberikan tembakan di kakinya,” sebut Kompol Rico.

Baca Juga:  Lebih Satu Kali Melanggar Bakal Ditahan

Usai dilumpuhkan, pelaku dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Sebelum akhirnya dibawa ke Polresta Padang untuk proses penyelidikan selanjutnya.

“Di Mapolresta Padang ia mengakui perbuatannya. Selain itu, dari pengakuannya juga, ia bersama rekannya telah 5 kali beraksi sejak bulan Juli. Satu barang bukti berupa satu unit motor Yamaha Vixion telah diamankan dari daerah Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan, serta satu kunci Letter T yang digunakan pelaku saat beraksi,” jelasnya.

Lima TKP tersebut yakni di kawasan Jati, berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna Putih. TKP Permindo berhasil membawa kabur motor Yamaha Fino. TKP daerah Alai Parak Kopi mendapatkan sepeda motor Honda Beat. TKP daerah Tunggulhitam, sepeda motor Honda Beat dan TKP daerah Sawahliek Nanggalo sepeda motor Yamaha Vixion.

“Dalam beraksi kedua pelaku ini menggunakan kunci letter T untuk membuka paksa kunci motor, kemudian pergi membawa motor hasil curiannya,” sebutnya. (err)