Lagi, Polisi Ringkus Pelaku Perampokan

37
ilustrasi. (JawaPos.com)

Satu per satu pelaku perampokan terhadap guru MAN 1 Padangpariaman diringkus polisi.
Setelah menangkap otak pelaku perampokan beberapa waktu lalu, polisi kembali mengamankan pelaku lainnya di rumah kontrakannya di kawasan Duriantarung, Kecamatan Kuranji, Selasa (16/2) sekitar pukul 00.35.

Informasi yang diterima Padang Ekspres, pelaku seorang perempuan berinisial IL, 35 dan sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online (ojol). Kanit Reskrim Polsek Kototangah Ipda Mardianto mengatakan terungkapnya identitas pelaku ini berkat keterangan pelaku yang terlebih dahulu diamankan oleh Polsek Kototangah bekerja sama dengan Polsek Batanganai berinisial MM, 35, yang ditangkap di daerah Salimpaung, Kabupaten Tanahdatar, Jumat (12/2) lalu.

“Hasil penyelidikan dan informasi di lapangan diketahui pelaku berada di sebuah rumah di daerah Duriantarung, Kecamatan Kuranji yang diketahui baru dua minggu dikontrak oleh pelaku sebagai tempat persembunyiannya,” sebut Ipda Mardianto.

Kemudian Tim Opsnal Reskrim Polsek Kototangah langsung turun ke lapangan dan berhasil mengamankannya tanpa perlawanan. Selanjutnya pelaku dibawa untuk mencari barang bukti lainnya.

Dari interogasi terhadap pelaku, ia mengakui berperan sebagai penarik uang korban dari ATM sebanyak Rp 10 juta di daerah Aiepacah, Kecamatan Kototangah. “Dari hasil kejahatan tersebut, pelaku mendapatkan pembagian sebesar Rp 4 juta dari pelaku utama yang telah kami amankan,” tuturnya.

Pelaku juga mengakui melakukan aksinya dengan 4 orang lainnya. Satu orang pelaku utama beserta dirinya telah diamankan, sementara dua pelaku lainnya masih dalam buruan polisi.

Baca Juga:  Kasus UU ITE, Surat Palsu PDIP Tersebar di Grup WA Relawan Idaman

“Otak pelaku yang telah lebih dahulu diamankan saat ini masih ditahan di sel Polsek Batanganai karena juga ada kasus yang sama terjadi di wilayah hukum Polsek Batanganai. Sementara, perempuan ini ditahan di sel tahanan Polsek Kototangah beserta barang bukti alat yang digunakan pelaku berupa satu unit Avanza dan satu unit HP milik korban,” imbuhnya.

Sebelumnya diketahui, seorang guru MAN 1 Padangpariaman bernama Nurlela, 44 menjadi korban perampokan bermodus travel, Selasa (2/2) lalu. Korban yang merupakan warga Perumahan Kamela Permai II, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Kototangah Padang. Saat itu, korban hendak berangkat menuju sekolah dari Kota Padang.

Korban biasa menaiki moda transportasi darat travel setiap pukul 06.00 dengan menunggu mobil di sekitar kawasan Simpang Pasirjambak. Kemudian, datang minibus Avanza berwarna silver yang diyakini korban sebagai travel. Hal ini diperkuat dengan adanya dua penumpang lainnya, hingga korban menaiki mobil tersebut tanpa curiga apapun.

Di dalam mobil, awalnya korban melihat seorang sopir, satu orang wanita berhijab dan satu orang pria di bagian belakang. Namun ternyata terdapat satu penumpang pria lainnya yang bersembunyi di kursi belakang. Pada saat itulah terjadi penyekapan hingga berujung penganiayaan.

Selanjutnya, korban dibuang di kawasan Bypass Aiepacah, sementara barang miliknya dibawa kabur oleh pelaku. Sejumlah harta benda korban yang hilang di antaranya uang tunai, HP, cincin emas hingga uang tabungan. (err)