Polda Sumbar Ungkap 110 Kg Ganja yang Disimpan di Rumah Kosong

Dirnarkoba Kombes Pol Wahyu menerangkan kronologis pengungkapan 110 kg ganja yang akan dikirim ke Jakarta.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Sumbar menggagalkan kejahatan narkotika sebanyak 110 paket ganja kering (110 Kg) siap edar.

“Ini (110 kg ganja kering) adalah penangkapan terbesar semenjak baru dijabat oleh Direktur Narkoba yang baru,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto SIk, Kamis (17/9/2020) siang di Mapolda Sumbar kepada wartawan, didampingi Dirnarkoba Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro SIk, Wadirnarkoba AKBP Fery Herlambang Sik, dan Kasubbid Penmas AKBP Arlenawati.

Dirnarkoba Kombes Pol Wahyu menerangkan kronologis pengungkapan, bermula dari penangkapan seorang berinisial RR (27), warga Lorong Masjid Jamik Palju Kecamatan Talang Putih, Kota Palembang, dengan TKP di Jln Utama Durian Tarung Blok D No 13 RT 04 RW 01 Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

“Berdasar informasi masyarakat yang diperoleh Tim Opsnal Ditnarkoba, bahwa adanya pendistribusian diduga narkotika jenis ganja di daerah perbatasan Sumut menuju Sumbar dengan menggunakan mobil rental,” kata Kombes Pol Wahyu.

Selanjutnya tim melakukan penyelidikan dan pembuntutan terhadap satu unit kendaraan yang dicurigai dengan jenis kendaraan mobil Toyota Avanza. Kendaraan tersebut dicurigai masuk diwilayah kota Padang dan diturunkan di kawasan Tabing dan menuju sebuah rumah di TKP.

Baca Juga:  Sindikat Sabu Internasional Dibongkar

“Kemudian dilakukan penangkapan terhadap RR yang sedang memikul bb ganja. Saat dilakukanpenggeledahan, ditemukan dan disita barang bukti berupa 110 paket besar diduga ganja dibungkus plastik  warna putih,” terangnya.

Hasil interogasi terhadap RR diketahui barang bukti ini akan dibawa ke Jakarta sesuai instruksi dari seseorang berinisial NN. “Tersangka sudah dua kali membawa ganja dari Penyabungan Provinsi Sumut,” ujarnya.

Modus operandi adalah penyimpan narkotika jenis ganja dalam sebuah rumah kosong. “Pasal yang disangkakan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (*/hsn)