Cara Kerja Tilang Mobile yang Diberlakukan Pertama di Padang

208

Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumbar akan menerapkan tilang elektronik berbasis ponsel atau ETLE Mobile untuk menindak pelanggar lalu lintas. Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile gadget ini metode baru dalam penerapan disiplin berlalu lintas.

Untuk tahap pertama di Sumbar, tilang tersebut akan dilakukan petugas Satlantas Polresta Padang secara berpatroli. “Ada 60 unit ETLE Handheld diterapkan. Dan nanti akan menyusul di kabupaten/kota lain di Sumbar,” ujar Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Hilman Wijaya.

ETLE mobile diberlakukan untuk menindak pelanggaran-pelanggaran yang bersifat tematik seperti tidak pakai helm, melawan arus, parkir tidak pada tempatnya dan pelanggaran lainnya yang tidak dapat dijangkau ETLE Statis.

ETLE Mobile dioperasikan dengan menggunakan bukti foto kamera handphone yang digunakan petugas di lapangan untuk memotret atau menangkap foto dokumentasi pelanggaran lalu lintas di jalan raya.

Setelah pelanggaran tertangkap foto ETLE Mobile gadget petugas di lapangan, secara otomatis gambar tersebut terkirim ke petugas di back office Satlantas Polresta Padang untuk proses validasi dan mengeluarkan surat pemberitahuan.

Baca Juga:  Divonis 13-20 Tahun Penjara dan Seumur Hidup

Setelah proses validasi identitas kendaraan selesai dilakukan operator, selanjutnya surat pemberitahuan dari kepolisian muncul dan dikirimkan ke alamat pelanggar melalui kantor pos.

Pelanggar memiliki batas waktu 15 hari membawa surat dengan lampiran blanko itu ke Posko ETLE Satlantas Polresta Padang untuk diverifikasi. Apabila tidak datang mengonfirmasi, maka STNK pelanggar diblokir atau tidak bisa melakukan perpanjangan STNK.

Penerapan ETLE Mobile untuk meningkatkan rasa disiplin berkendara di masyarakat, serta meminimalisir adanya oknum-oknum yang melakukan pemerasan saat melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas.

Program tersebut juga dapat menekan angka laka lalu lintas dan meningkatkan tingkat kesadaran keselamatan berlalu lintas di masyarakat.(rid)