Cegah Mobilitas Pemudik Masuk Sumbar, Polda Dirikan 10 Pos Penyekatan

739

Untuk antisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat mudik Lebaran dan mencegah penyebaran virus Covid-19 yang terus meningkat, Polda Sumbar mendirikan 10 pos di wilayah perbatasan.

Guna mematangkan persiapan pendirian pos itu, Polda Sumbar bersama forkopimda dan lintas sektoral lainnya menggelar rapat bersama, di ruang Jenderal Hoegeng lantai IV Polda Sumbar, Kamis (22/4/2021).

“Rapat ini menyikapi kesiapan pengamanan Idul Fitri dan larangan mudik. Makanya pemahaman ini perlu disamakan dahulu dengan instansi lain,” kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto didampingi Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu Setianto usai rapat.

Menurutnya, pemerintah telah mengambil kebijakan melarang mudik Lebaran. Lalu, pihaknya menindaklanjuti dengan  mengambil langkah-langkah teknis yang telah dipersiapkan.

Salah satunya adalah, langkah persiapan yang diambil tidak jauh berbeda dengan  tahun sebelumnya. Seperti penyekatan di wilayah perbatasan Sumbar dengan provinsi tetangga.

“Siang ini Pak Gubernur memimpin rapat dengan bupati dan wali Kota. Supaya informasi ini bisa dimengerti dan sosialisasi kegiatan pengamanan Idul Fitri serta larangan mudik dapat tersosialisasikan,” ujarnya.

Dijelaskan bahwa tren perkembangan Covid-19 saat ini berdasarkan assessment untuk wilayah Sumbar nomor empat tertinggi. Begitupun untuk penambahan kasus positif terus terjadi setiap hari.

“Ini upaya untuk pengamanan Idul Fitri sekaligus mencegah penyebaran Covid-19,” ujar jenderal bintang dua yang pernah menjabat Wakapolda Jatim itu.

Kabid Humas Polda Kombes Pol Satake Bayu menambahkan bahwa, 10 pos penyekatan didirikan di tujuh wilayah polres.

Baca Juga:  Berdalih untuk THR, Oknum Pemnag Gunung Medan Lakukan Pungli

Pos penyekatan akan menjaga pintu masuk jalur darat wilayah Sumbar.

“Perbatasan antara provinsi Jambi, Riau, Bengkulu hingga Sumut. Nanti setiap pos ditempatkan personel dibantu instansi lainnya,” tukas Kabid Humas Polda Sumbar.

Kombes Pol Satake Bayu menegaskan, pihaknya juga mengantisipasi jalur alternatif atau jalur tikus yang mungkin dimanfaatkan para pemudik. Personel akan disiapkan di jalur alternatif tersebut.

“Terutama di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota banyak jalur tikus, personel akan kami siagakan juga di sana,” tegasnya.

Berikut Sebaran Pos Penyekatan Pemudik di Wilayah Sumbar

Polres Pasaman

1. Pos Sekat Muaro Cubadak, Kecamatan Rao perbatasan dengan Sumatra Utara.

2. Pos Sekat Mapattunggul, Kecamatan Mapat Tunggul berbatasan dengan Provinsi Riau.

Polres Pasaman Barat

3. Pos Sekat Provinsi (Kampung Baru, Nagari Bantahan, Kecamatan Rabat).

Polres Limapuluh Kota

4. Pos Sekat Pangkalan berbatasan dengan Provinsi Riau.

Polres Pesisir Selatan

5. Pos Sekat Silaut, Kecamatan Silaut berbatasan dengan Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Mukomuko.

6. Pos Sekat Sako, Kecamatan Rahul Tapan berbatasan dengan Provinsi Jambi, Kabupaten kota Madya Sungai Penuh Kerinci.

Polres Sijunjung

7. Pos Sekat JTO Kamang perbatasan dengan Provinsi Riau.

Polres Dharmasraya

8. Pos Sekat Simalidu berbatasan dengan Provinsi Jambi.

9. Pos Sekat Sungai Rumbai berbatasan dengan Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi.

Polres Solok Selatan

10. Pos Sekat Provinsi Kubang Gajah Perbatasan dengan Kabupaten Solok Selatan dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.(rel)

Previous articleDua Irigasi Lurah Ampalu Rusak, 325 Hektare Sawah tak Tergarap
Next articleBerperan Strategis, BPJS Kesehatan Tingkatkan Kapabilitas Verifikator