Bareskrim Belum Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejagung

ilustrasi. (jawapos.com)

Kasus kebakaran Kejaksaan Agung (Kejagung) jalan ditempat. Bareskrim belum juga menetapkan tersangka dalam kasus kebakaran yang diduga terdapat unsur pidananya tersebut. Bahkan, setelah ekspose bersama jaksa peneliti belum ada perkembangan apapun.

Sebelumnya, Bareskrim sangat bersemangat dengan menemukan unsur pidana dalam kasus kebakaran Kejagung. Saat konferensi pers, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo mengumumkan sendiri kasus tersebut yang mengundang jampidum dan sejumlah petinggi Kejagung. Namun, hingga saat ini belum ada perkembangan berarti dalam kasus ini.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono menuturkan, memang beberapa waktu lalu ada ekspose bersama di Kejagung. Setelah ekspose hasilnya menjadi masukan bagi penyidik. Harapannya nanti setelah pelimpahan tahap satu, berkas perkara tidak perlu lagi dilengkapi. ”Tidak perlu bolak-balik lagi,” ujarnya.

Hasil ekspose bersama jaksa peneliti itu tidak bisa diumumkan. Semua itu untuk perbaikan penanganan kasus kebakaran. ”Ya, penyidik terus bekerja,” terang mantan Kabidhumas Poilda Metro Jaya tersebut.

Apakah sudah ada penetapan tersangka? Awi menjelaskan bahwa nantinya akan dilakukan gelar perkara internal untuk menetapkan tersangka. Untuk penetapan tersebut saat ini posisinya masih menunggu. ”Belum ya,” ujarnya.

Baca Juga:  Penertiban APK, Satpol PP Padang Turunkan 146 Anggota

Sementara Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Brigjen Ferdy Sambo menuturkan bahwa pemeriksaan rekening dari seorang cleaning service Kejagung belum menunjukkan adanya transaksi mencurigakan. ”Belum terlihat,” jelasnya.

Uang Rp 100 juta yang ada dalam rekening cleaning service itu merupakan akumulasi dari beberapa tahun. Sehingga, belum bisa terkait dengan kasus kebakaran. ”Tabungan selama bertahun-tahun,” paparnya. (idr/lum/jpg)