Dua Tersangka Tipikor Taman Kehati Divonis Bebas Murni, Ini Kata Suharizal

55

Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Kelas IA Padang memvonis bebas Jumadil dan Ricki Novaldi tanpa dissenting point atau berbeda pendapat. Jumadi dan Ricki Novaldi merupakan dua dari 13 terdakwa dalam kasus dugaan korupsi ganti rugi Taman Kehati untuk lahan tol Padang-Pekanbaru.

Vonis bebas dibacakan Hakim Ketua Rinaldi Triandoko didampingi Hakim Anggota Juandra dan Hendra Joni, saat sidang putusan, Rabu (24/8/2022).

Penasihat Hukum Jumadi dan Ricki Novaldi yakni Dr Suharizal mengapresiasi vonis bebas majelis hakim terhadap para terdakwa. Pasalnya, menurut Suharizal, para terdakwa khususnya kliennya memang tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus tersebut.

Suharizal pun berharap putusan bebas itu bisa menjadi spirit bagi penyelenggara pengadaan tanah jalan tol Padang-Pekan Baru. “Khususnya pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk bekerja lebih maksimal karena pranata hukum melindungi mereka dalam proyek strategis nasional,” ujar Suharizal.

Sebelas terdakwa lain, Syamsuardi, Buyung Kenek, Khaidir, Sabri Yuliansyah, Raymon, Husen, Syamsul Bahri, Nazaruddin, Syafrizal, Yuliswan, dan Upik, juga divonis bebas.

Majelis hakim menilai para terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan pidana korupsi dalam kasus tersebut.

“Membebaskan terdakwa dari dakwaan penuntut umum. Membebaskan terdakwa dari tahanan kota dan memulihkan hak-hak terdakwa, martabat dan kehormatan,”
kata Hakim Rinaldi membacakan vonis.

Namun untuk Jumadi dan Ricki Novaldi, majelis hakim tidak dissenting point atau berbeda pendapat. Sementara 11 terdakwa lainnya, salah satu hakim dissenting point.

Menanggapi vonis bebas majelis itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yandi Mustiqa bersama tim menyatakan pikir-pikir. (*)