Pelaku Narkoba Diringkus, Satu Tersangka Lolos Lompat ke Jurang Kelok 44

48
PASRAH: TB, pemuda asal Sijunjung menunjukkan barang bukti saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Agam sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba, kemarin.(IST)

TB, seorang pemuda asal Jorong Sumpadang Palalua, Nagari Palalua, kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung diringkus aparat berwajib Polres Agam. Pria 23 tahun itu ditangkap setelah kedapatan membawa barang terlarang satu paket narkotika jenis sabu.

Informasi yang dihimpun, tersangka diamankan di kawasan Jorong Padang Galanggang, Nagari Maturmudiak, kecamatan Matur pada Rabu (25/8) dinihari. TB dihadang petugas saat melintas di jalur Kelok 44 sekitar pukul 00.10.

“Saat penangkapan, tersangka bersama rekannya melintas di jalan raya Maninjau, Kelok 44 berboncengan menggunakan sepeda motor beat. TB berhasil kita tangkap sementara rekannya berinisial AD berhasil kabur dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Agam saat ini,” kata Kasat Resnarkoba Polres Agam, Iptu Awal Rama, kemarin.

Dijelaskan, penangkapan tersangka bermula dari laporan masyarakat dan dikembangkan menjadi target operasi. Polisi yang sedang dalam misi perburuan pelaku mengendus keberadaan pelaku di kawasan Maninjau sehingga dilakukan pengintaian di seputar wilayah itu.

Petugas katanya, menemukan pelaku melintas di kawasan Kelok 44 dengan mengendarai sepeda motor merk beat warna hijau putih tanpa nomor polisi dan langsung dicegat. Operasi penangkapan sendiri diwarnai aksi kaburnya satu pelaku dengan melompat ke jurang.

Baca Juga:  Sat Reskrim Polres Padangpanjang Tangkap Pelaku Judi Online

“Posisi AD, pelaku yang berhasil kabur ini sebagai orang yang dibonceng TB di belakang. Saat dilakukan penghadangan, AD menyadari keberadaan petugas dan langsung terjun ke jurang saat dihentikan,” jelas Kasat.

Sementara TB imbuhnya, tak berkutik, saat diamankan petugas tanpa perlawanan. AD sendiri tegas Kasat, masih dalam perburuan aparat saat ini. “Dalam penangkapan itu, kita berhasil mengamankan satu paket sabu seberat 1,1 gram, satu unit motor beat dan sejumlah media penyimpanan barang terlarang itu,” terang Awal Rama.

Ditambahkan, kasus itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Penyidik masih mengorek keterangan dari pelaku tentang asal muasal narkotika yang dimilikinya dan jaringan peredarannya termasuk keterlibatan pelaku lain.

Saat ini pelaku sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Agam untuk dimintai pertanggungjawaban hukum. DF dijerat polisi dengan pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika. (ptr)