Dua Pengedar Narkoba Dibekuk

20
ilustrasi. (net)

Polres Pariaman mengamankan dua pria yang diduga mengonsumsi dan menjual narkoba jenis sabu dan ganja. Hingga saat ini sudah ada 27 kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap di wilayah hukum Polres Pariaman.

Dua pria itu masing-masing berinisial RM, 39, dan HD,38. Keduanya dibekuk di Desa Taluak Pariaman Selatan Kota Pariaman sekitar pukul 18.00, Minggu (27/9). Diduga keduanya sering melakukan transaksi penjualan narkoba di rumah RM,39. ”Warga yang resah melaporkan kepada kepolisian karena aksi mereka memang mengkhawatirkan,” ujar Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana, kemarin.

Setelah mendapatkan informasi  sebut Kapolres, tim langsung segera menindak lanjutinya dan melakukan pengintaian di sekitar rumah pelaku. Memastikan diduga kedua tersangka sedang berada di rumah, tim langsung melakukan mengamankan dua pelaku. Termasuk menggeledah dan mengamankan barang bukti.

Bersama keduanya diamankan satu paket kecil diduga narkotika jenis sabu. Kemudian satu lenting rokok diduga narkotika jenis ganja dalam bungkusan rokok. Satu buah timbangan digital dan seperangkat alat hisap sabu serta enam pack kecil plastik pembungkus  sabu. Termasuk uang Rp 1.120.000 dan 7 buah mancis serta satu buah buku catatan penjualan narkoba jenis sabu dan tiga unit ponsel berbagai merek.

Baca Juga:  Tangkap Pengedar, Polisi Sita Sabu Seberat 25 Gram dan Pil Ekstasi

Terbukti bersalah, pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 111 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Pelaku terancam pidana berat seumur hidup, paling singkat 5 tahun dan 20 tahun penjara.

Kapolres menyebut pihaknya terus berupaya mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pariaman. Hingga saat ini kasus penyalahgunaan narkoba yang sudah berhasil diungkap Polres Pariaman mencapai 27 kasus per September 2020.

Jika dibanding tahun 2019 pengungkapan kasus saat ini cenderung naik. Sebab hingga akhir tahun 2019 total kasus yang berhasil diungkap 29 kasus. “Untuk itu kami berterima kasih atas peran serta warga Pariaman dalam pengungkapan kasus narkoba. Kami juga berharap warga Pariaman tetap aktif memberikan informasi tentang dugaan penyalahgunaan narkoba dilingkungan masing-masing, informasi ini berarti,” ujarnya. (nia)