2 Pengedar Diringkus, Satu DPO

9
Ilustrasi. (Jawapos.com)

Dua pelaku pengedar narkotika jenis sabu dibekuk unit Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Agam saat sedang transaksi, Minggu (28/6) malam. Mereka ditangkap di tepi jalan Titisan Tunggang Jorong V Sungai Jariang, Nagari Lubukbasung Kecamatan Lubukbasung.

Kedua pelaku adalah REP, 30 tahun, asal Monggong Jorong IV Surabayo dan AR, 25 tahun, warga Titisan Tunggang Jorong V Sungaijariang, Kenagarian Lubukbasung. Dari tangan REP, berhasil diamankan satu paket narkotika jenis sabu berbungkus plastik warna bening.

Kasat Res Narkoba Polres Agam, Iptu Awal Rama membenarkan peristiwa penangkapan itu. Dikatakan, dari aksi pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba minggu malam tersebut, berhasil diamankan dua pengedar dengan satu pelaku lain melarikan diri.

Penangkapan kedua tersangka bermula dari adanya informasi dari masyarakat setempat. Pelaku REP dicurigai akan melakukan transaksi sabu paketan di jalan Titisan Tunggang Jorong V Sungaijariang, Nagari Lubukbasung.

Berbekal laporan tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan ke TKP. Sesampainya di tujuan sekitar pukul 22.00, tim opsnal melihat tersangka REP sedang berdiri dengan seorang laki-laki yang kemudian diketahui bernama Randi.

Terus memantau, tersangka REP tampak menyerahkan satu bungkusan plastik warna hitam ke Randi. Setelah itu, tim opsnal langsung beraksi mengamankan REP. “Saat pengamanan, Randi langsung membuang bungkusan plastik, yang diberi pelaku REP, lalu melarikan diri. Dia saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Agam,” sebut Kasat.

Berdasarkan pengakuan pelaku REP, lanjutnya, plastik tersebut berisi paket sabu yang diperolehnya dari tangan pelaku AR. Setelah dibuka dan diperiksa, ditemukan sepotong kertas timah yang di dalamnya terdapat satu paket narkotika golongan satu jenis sabu dibungkus plastik warna bening.

Ketika polisi dalam menginterogasi pelaku REP tentang asal muasal barang haram itu, tiba-tiba pelaku AR yang disebut sebagai pemilik barang melintas di lokasi. Tanpa ampun langsung dicekal dan diamankan tim opsnal.

Saat ini kedua tersangka sudah dibawa ke Mapolres Agam untuk upaya penyelidikan lebih lanjut. Berikut dengan barang bukti berupa, satu paket sabu yang dibungkus dengan plastik warna bening, satu buah potongan kertas timah, dua unit ponsel oppo dan evercoss, dua unit sepeda motor jenis honda merk vario nopol BA 5369 TV warna hitam dan jenis honda merk supra X 125 D tanpa plat, satu dompet dan tas sandang berisi sejumlah uang.

“Sesuai dengan Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, tentang Penyalahgunaan Narkotika, para pelaku diancam hukuman kurungan lebih dari sembilan tahun penjara,” tegasnya. (p)