Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kohati PB HMI Kaji Ulang Pedoman Dasar, Perkuat Identitas dan Kaderisasi

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯
Kohati PB HMI menggelar Simposium dan Lokakarya Pedoman Dasar Kohati pada 16–18 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Foto: Kohati)
Kohati PB HMI menggelar Simposium dan Lokakarya Pedoman Dasar Kohati pada 16–18 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Foto: Kohati)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM – Korps HMI-Wati (Kohati) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menggelar Simposium dan Lokakarya Pedoman Dasar Kohati (PDK) pada 16–18 Oktober 2026 di Mess Sumber Daya Manusia Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. Kegiatan ini membahas penyempurnaan pedoman organisasi untuk memperkuat identitas, kelembagaan, dan arah kaderisasi Kohati.

Mengusung tema “Kohati Bernilai untuk Indonesia: Rekonstruksi Pedoman Dasar Kohati untuk Meneguhkan Identitas dan Memperkuat Kelembagaan di Era Baru”, forum tersebut menjadi ruang refleksi dan pertukaran gagasan mengenai relevansi PDK dengan dinamika organisasi, kebutuhan kaderisasi, serta perkembangan gerakan perempuan.

Ketua Umum Kohati PB HMI, Sri Meisista, mendorong pengkajian PDK secara kritis sebagai landasan identitas, kedudukan, fungsi, dan arah gerak organisasi.

Advertisement

"Penyempurnaan pedoman diharapkan tidak hanya memperkuat kelembagaan, tetapi juga menopang keberlanjutan kaderisasi dan perjuangan Kohati," ujarnya.

Rangkaian kegiatan meliputi simposium, pemaparan materi, diskusi, dan sidang komisi. Pembahasan berfokus pada substansi PDK, keselarasan dengan konstitusi HMI, penguatan tata kelola organisasi, serta rekonstruksi kelembagaan.

Forum kemudian dilanjutkan dengan perumusan dan penyampaian hasil pembahasan sebagai rekomendasi penyempurnaan PDK.

Advertisement

Ketua Pelaksana, Fauzia Noorchaliza, menegaskan bahwa pengkajian pedoman organisasi perlu diarahkan pada kebutuhan nyata kaderisasi dan gerakan Kohati.

Pengkajian PDK menjadi momentum untuk merefleksikan kembali nilai, identitas, dan arah perjuangan Kohati.

"Rumusan yang dihasilkan melalui diskusi diharapkan dapat menjawab kebutuhan organisasi sekaligus memperkuat peran Kohati dalam merespons tantangan zaman," katanya.

Melalui simposium dan lokakarya ini, Kohati PB HMI berharap terbangun pemahaman bersama mengenai arah pengembangan organisasi. Rekomendasi yang dihasilkan juga diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat kelembagaan dan kaderisasi pada masa mendatang.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Refleksi Menuju 60 Tahun Kohati: Menata Jalan Menuju Indonsia Digdaya

Refleksi Menuju 60 Tahun Kohati: Menata Jalan Menuju Indonsia Digdaya

Kohati memasuki usia 60 tahun. Momentum ini menjadi refleksi untuk memperkuat kaderisasi, tradisi intelektual, dan peran perempuan.

Yofialdi Dorong Platform Satu KAHMI Sumbar, Integrasikan Data Alumni dan Kader Secara Digital

Yofialdi Dorong Platform Satu KAHMI Sumbar, Integrasikan Data Alumni dan Kader Secara Digital

Yofialdi mengusulkan Platform Satu KAHMI Sumbar untuk mengintegrasikan data kader dan alumni sekaligus memperkuat tata kelola organisasi berbasis digi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer