Selandia Baru Longgarkan Perbatasan Bertahap

6
MULAI DILONGGARKAN: Pesawat Air New Zealand lepas landas dari Bandara Auckland, Selandia Baru. Foto diambil pada 9 Agustus 2021.(AFP/WILLIAM WEST)

Selandia Baru tidak akan sepenuhnya membuka perbatasannya hingga Oktober mendatang. Menurut Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern, pemerintahannya menerapkan lima fase untuk membuka perbatasan Negeri Kiwi itu.

Ardern mengatakan bahwa fase pertama akan dibuka pada akhir Februari dan berakhir dengan fase kelima pada Oktober mendatang. Warga Selandia Baru maupun pelancong yang sudah divaksinasi penuh dan memenuhi syarat dapat melakukan perjalanan dari Australia mulai Minggu (27/2). Tidak perlu alih-alih melakukan isolasi ke MIQ.

Langkah kedua akan dilakukan 2 minggu kemudian, yakni pada 13 Maret. Pada tahap ini, warga Selandia Baru yang telah divaksinasi penuh dan wisatawan lain dari seluruh dunia juga akan dapat melakukan perjalanan ke Selandia Baru tanpa melalui MIQ.

Selama fase ini, juga akan ada pengecualian perbatasan yang diperluas untuk pekerja kritis, dan pekerja terampil tertentu yang berpenghasilan setidaknya 1,5 kali upah rata-rata. Cakupan orang yang diperbolehkan masuk akan semakin meluas seiring dengan bertambahnya fase.

“Membuka kembali dengan cara yang terkelola ini menyeimbangkan arus masuk warga asing sambil memastikan pula sistem perawatan kesehatan kami dapat mengelola peningkatan kasus,” kata Ardern dalam pidatonya di Auckland, ketika mengumumkan rencananya, Kamis (3/2).

“Sudah waktunya untuk bergerak lagi,” kata Ardern hampir dua tahun setelah menutup negara Pasifik Selatan itu untuk memerangi pandemi Covid-19.Sedangkan Fase 3 dimulai 12 April nanti.

Selandia Baru akan memperluas pembukaan perbatasan ke kelompok siswa internasional besar hingga 5.000 siswa untuk masuk sebelum semester 2 dan pemegang visa sementara yang masih memenuhi persyaratan visa yang relevan.

Baca Juga:  Di Pertemuan ASEAN-AS, Jokowi Sebut Perang Perburuk Kondisi Ekonomi Global

Selanjutnya adalah Fase 4 yang dimulai pada bulan Juli. Pada fase ini, warga Australia dapat terbang melintasi perbatasan dan menikmati semua yang ditawarkan Selandia Baru tanpa harus memasuki karantina.

Ardern memperkirakan, Selandia Baru berada di rencana Fase 4 tersebut, kemungkinan jumlah kasus infeksi akan lebih banyak dari sekarang.

“Tahap ini kemungkinan akan dimulai ketika kita memiliki jumlah kasus yang jauh lebih besar daripada yang kita miliki sekarang. Untuk perencanaan, kami mengantisipasi tahap ini akan dimulai paling lambat Juli,” katanya.

Lalu tahap terakhir akan dibuka pada Oktober. Di tahap ini, semua pengunjung dan pelajar lain dari negara-negara seluruh dunia boleh memasuki Selandia Baru. Banyak warga Selandia Baru mengkritiknya karena terlalu keras terhadap kedatangan internasional yang datang ke negara itu. Padahal mereka sudah dengan vaksinasi penuh.

Selandia Baru awalnya berencana mulai melonggarkan kontrol perbatasan bulan lalu dan dibuka kembali sepenhnya pada bulan April. Tetapi langkah itu tertunda karena varian Omicron muncul.

“Strategi kami dengan Omicron adalah memperlambat penyebaran, dan perbatasan kami adalah bagian dari itu,” tambahnya, merujuk pada varian virus yang sangat menular yang saat ini merajalela di seluruh dunia.

Selandia Baru memiliki beberapa kontrol perbatasan terketat di dunia selama dua tahun terakhir, ketika pemerintah berusaha mencegah virus korona. Kebijakan-kebijakan itu sebagian besar berhasil.

Sebagai negara berpenduduk lima juta orang, Selandia Baru sejauh ini mengalami sekitar 17.000 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dan hanya 53 kematian. (mel/jpg)