Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik, Penduduk Jepang Diminta Berlindung

202

Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak menengah pada Selasa (4/10/2022) yang terbang di atas wilayah Jepang untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Hal itu disampaikan pemerintah Korea Selatan dan memicu peringatan di seluruh Jepang.

Peluncuran rudal Korea Utara hari Selasa menempatkan pangkalan militer AS di Guam dalam jangkauan. Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengutuk peluncuran rudal itu. Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan di Gedung Putih memanggil rekan-rekannya dari Jepang dan Korea Selatan untuk mengoordinasikan tanggapan terhadap aksi Korut itu.

Menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, peluncuran rudal balistik (IRBM) berlangsung dari Provinsi Jagang utara Korea Utara sekitar pukul 07:23 waktu setempat.

Siaran televisi setempat memperingatkan penduduk di Tokyo dan di seluruh prefektur Hokkaido dan Aomori di Jepang utara untuk berlindung.

Pemerintah Jepang memperingatkan warganya untuk berlindung dan untuk sementara menangguhkan beberapa layanan kereta api di bagian utara negara itu sementara rudal melewati wilayahnya sebelum jatuh ke Samudera Pasifik.

Kepala Staf Gabungan Korsel mengatakan rudal itu terbang sekitar 2.796 mil ke timur, mencapai ketinggian 603 mil dan kecepatan tertinggi Mach 17, sebelum mendarat di Samudera Pasifik. Sebuah benda dengan kecepatan 1 Mach bergerakĀ  seperti kecepatan suara. Mach 2 adalah dua kali kecepatan suara.