Nol Kasus Covid-19 di Hongkong, Tak Ada lagi Penularan Warga Lokal

Denyut nadi kehidupan di Hongkong berangsur normal setelah dilaporkan tak ada kasus baru Covid-19 (K.Y. Cheng/SCMP)

Hongkong berhasil mengatasi wabah Covid-19. Terbukti, Hongkong mencatat nol kasus virus Korona pada Minggu (3/5). Dan itu menjadi hari kedua berturut-turut tanpa ada kasus baru. Selain itu tak ada kasus penularan lokal sejak 19 April. Hongkong kini bebas dari penularan warga lokal, kata otoritas kesehatan setempat.

Kondisi baik ini sudah terjadi sejak lima hari sebelumnya tanpa infeksi. Hongkong sebelumnya pada Jumat (1/5) sempat menghadapi kasus impor dengan dua kasus dari sekelompok pengungsi yang kembali dari Pakistan. Sehingga total infeksi yang dikonfirmasi lebih dari 1.039, dengan empat kematian, seperti dilansir dari South China Morning Post, Senin (4/5).

“Mengingat bahwa situasi infeksi Covid-19 masih parah dan bahwa ada peningkatan terus-menerus dalam jumlah kasus yang dilaporkan di seluruh dunia, masyarakat didesak untuk menghindari semua perjalanan yang tidak penting di luar Hongkong,” kata pihak Perlindungan Kesehatan Hongkong, Minggu (3/5).

Pemerintah Hongkong meminta masyarakat untuk menjaga jarak fisik sejauh mungkin. Masyarakat juga harus menghindari kegiatan sosial seperti makan bersama. Selama dua minggu terakhir, Hongkong mencatat 14 infeksi Covid-19 baru, semuanya hanya kasus impor. Terakhir kali Hongkong mengonfirmasi transmisi lokal adalah pada 19 April.

Dua infeksi telah dikonfirmasi di antara sekitar 500 warga kota yang kembali dari Pakistan pada pekan lalu. Kasus dianggap terkendali jika tidak ada kasus baru yang dilaporkan selama setidaknya satu atau dua periode inkubasi, yang berarti dua minggu hingga satu bulan.

Sementara itu di Vietnam yang sudah mengumumkan bebas virus Korona dalam waktu 9 hari terakhir, bahkan pemerintah Vietnam sudah membuka status lockdown di beberapa wilayah seperti Hanoi dan beberapa wilayah lainnya, tapi ternyata kasus baru Covid-19 muncul lagi di negara itu.

Kasus baru berasal dari kasus impor atau imported case seperti dilaporkan Reuters. Vietnam melaporkan kasus baru pada hari Minggu (3/5). Kasus itu dialami oleh seorang ahli perminyakan asal Inggris. Dia pun dikarantina pada saat kedatangan. Kementerian Kesehatan Vietnam sudah mengkonfirmasi hal itu.

Pasien tersebut adalah seorang ahli Inggris yang tiba Vietnam untuk mengerjakan proyek Petrovietnam. Pasien baru ini menambah daftar jumlah infeksi di Vietnam menjadi 271 orang dengan jumlah kasus aktif menjadi 54 orang. Namun demikian, Vietnam berhasil mempertahankan rekornya selama 17 hari tanpa transmisi atau penularan lokal. Dari 54 kasus aktif, 14 kambuh.

Pasien 271 adalah seorang ahli Inggris berusia 37 tahun dari Vietnam Oil and Gas Group (Petrovietnam). Dia tiba di Bandara Internasional Tan Son Nhat Kota Ho Chi Minh pada 28 April bersama 12 pakar lainnya dengan jet pribadi.

Dalam laporan media lokal, VN Express, Minggu (3/5), semua rombongan yang datang dengan pasien itu dikarantina pada saat kedatangan di Distrik Can Gio dan dinyatakan negatif pada saat kedatangan. Pada 2 Mei, mereka diuji lagi dan satu di antaranya positif.

Pasien telah dipindahkan untuk perawatan ke Rumah Sakit Lapangan Cu Chi kota. Lebih dari 30 ribu orang dikarantina di negara itu. Dan ada 246 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dicurigai di rumah sakit khusus. Ada lebih dari 5.700 di fasilitas terpusat dan sisanya di rumah. (jpg)