Hampir 20 Ribu Pekerja Asing Dikarantina di Dua Asrama

Pemandangan di pintu masuk di Asrama S11 Dormitory @Punggol, Singapura. (Foto-CNA)

Dua asrama pekerja asing yang mengalami peningkatan kasus virus korona (Covid-19) telah diisolasi untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Singapura, Minggu (5/4), mengumumkan sebanyak 19.800 pekerja asing di Asrama S11 @Punggol dan asrama Westlite Toh Guan dikarantina di kamar mereka selama 14 hari ke depan. Total kasus Covid-19 di kedua asrama berjumlah 90, dengan jumlah lebih banyak di Asrama S11.

Menteri Tenaga Kerja Singapura Josephine Teo mengatakan tujuan utama dari semua tindakan ini untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan semua orang.

“Bukan hanya warga negara Singapura, tapi juga pekerja asing yang berada di sini yang membantu perekonomian kita, dan majikan mereka. Kami ingin memberi pekerja asing jaminan bahwa tindakan ini diambil demi kepentingan mereka, dan kesejahteraan mereka,” katanya seperti dilansir Channel News Asia.

Wakil Sekretaris Kementerian Tenaga Kerja (MOM) Singapura Jason Chen Suasana mengatakan kondisi di dua asrama yang terisolasi itu aman, dan pekerja umumnya memahami perlunya tindakan pencegahan tersebut.

“Makanan gratis dan tas berisi masker, termometer, pembersih tangan dan makanan ringan diberikan kepada para pekerja untuk meningkatkan imun mereka,” katanya.

Langkah-langkah pencegahan juga telah diambil untuk melindungi pekerja yang sehat, dengan mengatur akses ke fasilitas rekreasi untuk mengurangi bercampurnya pekerja.

Pergerakan antar-blok dilarang dan pekerja disarankan menghentikan interaksi sosial dengan orang lain yang tidak tinggal di ruangan atau lantai yang sama.

Sebagai dukungan selama masa karantina, pekerja di dua asrama ini juga akan menerima dukungan medis. Termasuk memeriksa dan melaporkan suhu mereka dua kali sehari serta pemantauan berkala untuk gejala demam dan gangguan pernapasan.

Masa karantina dianggap sebagai cuti rawat inap yang dibayar. Bagian dari kelayakan cuti mereka berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Asing. Majikan dapat mengklaim tunjangan karantina harian sebesar 100 dollar Singapura.(CNA/esg)