Arab Saudi Latih 5.000 Pendaftar Pernikahan Online

Pasangan Saudi membeli gaun pengantin di sebuah toko di Riyadh, Arab Saudi sebelum pandemi. (Foto: Dok.AP)

Kementerian Kehakiman Arab Saudi melatih 5.000 orang yang mendaftar untuk melangsungkan pernikahan secara online.

Layanan pernikahan secara virtual di negara ini diluncurkan setelah keberhasilan masa percobaan di ibukota Riyadh.

Pelatihan tersebut, seperti dikutip Al Arabiya dari Saudi Press Agency (SPA), akan mencakup mendidik pendaftar tentang cara memimpin pernikahan secara online melalui perangkat elektronik. Tanpa membawa dokumen kertas dan tanpa harus pergi ke pengadilan.

Akad nikah digital mendokumentasikan semua informasi secara elektronik, dan mengotomatiskan prosedur pernikahan.

Sebanyak 542 akad pernikahan online telah disertifikasi di Riyadh, sejak penangguhan kehadiran pegawai di tempat kerja pada 16 Maret lalu di semua kantor pemerintah.

Layanan pernikahan online itu dapat diakses melalui portal “Najiz” kementerian (https://najiz.moj.gov.sa/).

Sejak 12 Maret lalu, semua acara pernikahan di aula, resepsi dan hotel telah dilarang sebagai bagian dari upaya pemerintah menahan penyebaran virus korona.

Jam Malam
Sejak 26 April lalu, Arab Saudi mencabut sebagian pembatasan jam malam yang diberlakukan di seluruh kerajaan, kecuali di Mekkah dan sekitarnya yang sebelumnya terisolasi karena pandemi Covid-19.

Masyarakat diperbolehkan untuk bergerak antara pukul 09.00 hingga pukul 17.00 setiap hari hingga 13 Mei.

Awalnya jam malam diberlakukan 24 jam pada pukul 18.00 dan mengunci kota Riyadh, Tabuk, Dammam, Dhahran, dan Hofuf dan di seluruh Jeddah, Taif, Qatif, dan Khobar.

Warga dan penduduk di Kerajaan diizinkan meninggalkan rumah mereka dalam kurun waktu pukul 06.00 hingga pukul 15.00 setiap hari selama pemberlakuan jam malam beberapa pekan terakhir.

Mereka juga hanya diizinkan keluar untuk kebutuhan-kebutuhan penting seperti membeli bahan makanan dan mencari perawatan medis dan diminta tetap berada di dalam area lingkungan perumahan mereka.(al-arabiya/esg)