Manjur untuk Pasien Covid-19 di Malaysia, Obat Tiongkok Dicoba Kuwait

Tim pakar medis Tiongkok saat mengadakan dialog dengan otoritas kesehatan Kuwait. Kuwait berharap obat tradisional Tiongkok manjur bagi pasien Covid-19 seperti halnya di Malaysia (Xinhua)

Anggota tim pakar medis Tiongkok membantu Kuwait untuk mengatasi wabah Covid-19. Tim bertemu dengan pejabat Kementerian Kesehatan Kuwait di Governorate Capital, Kuwait, pada 28 April lalu. Ada delapan ahli medis bidang khusus termasuk pengujian virus, penyakit menular, penyakit pernapasan, perawatan intensif, dan pengobatan tradisional Tiongkok (TCM).

Pengobatan tradisional Tiongkok menjadi sorotan karena punya efektivitas yang membantu meningkatkan daya tahan pasien Covid-19. Di Malaysia, selama 2 pekan tim medis dari Tiongkok juga berbagi pengalaman seputar pengobatan tradisional Tiongkok. Sedikitnya sudah ada 70 persen pasien Covid-19 yang berhasil disembuhkan.

”Kami datang ke sini untuk berbagi pengalaman anti-epidemi Tiongkok dengan pihak Kuwait. Kami berharap dapat membantu Kuwait mengatasi penyakit sesegera mungkin,” kata Kepala Tim Pakar Tiongkok di Kuwait, Ruan Yuesheng seperti dilansir dari Xinhua, Selasa (5/5).

Selama beberapa hari terakhir, para ahli mengadakan pertemuan dengan pejabat Kementerian Kesehatan Kuwait dan para ahli dari sektor medis. Kedua pihak berbagi pengalaman dalam pencegahan dan pengendalian, pengujian, perawatan, dan karantina.

“Dalam beberapa hari terakhir, kami telah mengunjungi Kementerian Kesehatan dan beberapa lembaga medis, dan bertukar pengalaman mendalam dengan para ahli Kuwait dalam kesehatan masyarakat,” kata Ruan.

Tim juga telah membawa beberapa saran kepada pihak Kuwait. Para ahli Kuwait sangat tertarik dengan pengalaman anti-epidemi Tiongkok. Selama kunjungan tersebut, para pakar Kuwait menyatakan harapan untuk belajar dari pengalaman dan praktik bermanfaat dari Tiongkok dalam memerangi virus korona.

Tim juga telah mengunjungi lokasi medis lapangan untuk memerangi penularan virus korona, termasuk pusat pengujian epidemi. Pihak Tiongkok pun memuji langkah-langkah Kuwait untuk mengekang penyebaran virus korona.

“Kami telah melihat bahwa pemerintah Kuwait sangat mementingkan langkah-langkah untuk mencegah dan mengendalikan pandemi sambil mempersiapkan dengan baik untuk pengujian, perawatan, manajemen karantina, dan pasokan perlindungan medis,” kata Ruan.

Dia menekankan timnya juga dapat belajar dari pihak Kuwait. Misalnya manajemen orang yang kembali dari luar negeri, dan pendirian pusat pengujian sementara. “Praktik semacam itu sangat inovatif dan kreatif dan layak dipelajari,” katanya.

Sementara itu, para ahli juga berbagi pengetahuan anti-epidemi dengan orang Tionghoa perantauan di Kuwait pada sebuah lokakarya video. Di lokakarya tersebut, para ahli memberikan pengantar terperinci tentang rute transmisi virus Korona, dosis dan larangan untuk pencegahan dan pengendalian, dan pengobatan tradisional Tiongkok.

Selain itu, para ahli Tionghoa menyatakan keyakinannya bahwa Kuwait akan dapat mengatasi penyakit tersebut. “Kami percaya bahwa Kuwait akan mencapai hasil yang sangat baik dalam memerangi virus Korona,” kata Ruan.

Berbicara tentang kedatangan para ahli di Kuwait, Duta Besar Tiongkok untuk Kuwait Li Minggang mengatakan bahwa Tiongkok dan Kuwait selalu saling mendukung dalam memerangi penyakit untuk menunjukkan kemitraan strategis antara kedua negara.
Keputusan pemerintah Tiongkok untuk mengirim tim medis ke Kuwait menunjukkan tekad kedua negara untuk saling membantu dan mengatasi kesulitan. ”Tentu saling membantu dengan keahlian dan pengalaman garis depan atas bantuan mereka,” kata Li.

Sementara itu, Asisten Wakil Menteri Kementerian Kesehatan Kuwait Fawaz Al-Rifai mengatakan Kuwait memang sudah menantikan kedatangan para pakar Tiongkok. “Ketika dunia menderita pandemi Coronavirus, Tiongkok mengulurkan tangan bantuannya ke negara-negara di dunia,” kata Fawaz Al-Rifai. (jpg)