50 Tentara di Kapal Induk Perancis Positif Terinfeksi Covid-19

Kapal induk Perancis, Charles de Gaulle di perairan Mediterrania, 7 Maret 2019. (foto: dok.reuters)

Lima puluh tentara di kapal induk Perancis, Charles de Gaulle, telah dites dan terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona (Covid-19). Untuk mengantisipasi penyebaran, semua bagian kapal telah ditutup. Informasi tersebut disampiakn Kementerian Angkatan Bersenjata Perancis, Jumat (10/4).

Kementerian Angkatan Bersenjata Perancis menyebutkan, mengatakan tiga orang tentara angkatan laut telah dievakuasi lewat udara ke rumah sakit militer di Toulon, Perancis bagian selatan, Kamis (9/4).

Tes Covid-19 dilakukan sebuah tim medis berpakaian lengkap yang naik ke kapal induk tersebut pada Rabu (8/4). Setelah Kementerian Angkatan Bersenjata melaporkan di antara 40 tentara di kapal itu memiliki gejala Covid-19.

“Hasil dari 66 tes menunjukkan ada 50 kasus Covid-19 di Charles de Gaulle. Tidak ada kondisi medis para tentara yang memburuk pada tahap ini,” kata Kementerian Angkatan Bersenjata Perancis seperti dilansir Aljazeera.

Kapal induk yang dilengkapi dengan fasilitas perawatan intensif ini memiliki 1.760 personel di dalamnya.

Kapal induk bertenaga nuklir, yang baru-baru ini ambil bagian dalam latihan dengan angkatan laut Eropa utara di Laut Baltik, sedang dalam perjalanan ke Toulon, tempat kapal ini berlabuh dalam beberapa ke depan.

“Sambil menunggu kembalinya kapal induk di Toulon…langkah-langkah tambahan yang bertujuan melindungi awak kapal dan menahan penyebaran virus telah diberlakukan,” tambah pejabat kementerian seraya menambahkan bahwa semua penumpang kala diwajibkan mengenakan masker.

Pekan lalu, kapten kapal induk Amerika Serikat Theodore Roosevelt Brett Crozier, telah dibebastugaskan. Alasannya, Crozier telah memberikan penilaian buruk lewat surat yang dikirim ke atasan di Angkatan Laut AS guna menyerukan langkah lebih kuat mencegah penyebaran wabah virus korona di kapalnya.

Ketika itu, dia melaporkan virus korona menjangkiti hampir 100 orang di dalam kapalnya. Dalam surat empat halaman, Crozier meminta langkah tegas Pentagon untuk mengevakuasi 4.000 dari 5.000 tentara di dalamnya untuk diisolasi.(Aljazeerra/esg)