PBB Siapkan Rp 256 Miliar

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

PBB meluncurkan rencana tanggapan Covid-19 untuk 14 negara dan wilayah di Pasifik yang menderita akibat dampak pandemik Covid-19.

Menurut juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric pada Jumat (8/5/2020), rencana tersebut membutuhkan 35,5 juta dolar AS atau Rp 256 miliar untuk kebutuhan mendesak seperti pendidikan, keamanan, pangan, air dan sanitasi, nutrisi, perlindungan, logistik, serta telekomunikasi darurat.

”Meskipun sumber daya PBB yang ada telah dialihkan ke arah respons pandemik, masih ada kesenjangan pendanaan 19 juta dolar AS,” kata Dujarric seperti dimuat CGTN.
Walaupun beberapa negara Pasifik belum melaporkan adanya kasus Covid-19, namun secara ekonomi, mereka sudah sangat terpengaruh.

Mengingat ekonomi negara-negara Pasifik banyak yang berasal dari pariwisata, perdagangan luar negeri, dan pengiriman uang ke luar negeri.

”Pemerintah, PBB, serta semua mitra kami, berfokus pada pemulihan cepat yang melindungi yang paling rentan, terutama perempuan dan anak-anak, serta pekerjaan dan usaha kecil,” katanya.

Rencana tanggapan diluncurkan pada Kamis (7/5) oleh dua koordinator penduduk PBB yang memimpin tim PBB yang mencakup 14 negara dan wilayah Pasifik.

Sementara itu, rencana kesehatan tambahan Pasifik, yang dipimpin oleh WHO, membutuhkan 42 juta dolar untuk pengadaan, pelatihan tenaga medis dan komunikasi risiko.

Dujarric mengatakan, dana tersebut akan melengkapi sumber daya dari Dana Perwalian Multi-Mitra untuk Respons dan Pemulihan Covid-19. (jpg)