10 Negara Umumkan Perpanjangan Lockdown

Polisi Spanyol melakukan pemeriksaan di Check Point saat negara itu memberlakukan lockdown untuk menghadapi wabah Covid-19. (AFP)

Beberapa negara memperpanjang kebijakan lockdown. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mencatat, setidaknya ada sepuluh negara yang telah mengumumkan perpanjangan kebijakan tersebut.

Di antaranya, Filipina hingga 30 April 2020, Mesir (23 April 2020), Prancis (15 April 2020), Rumania (pertengahan Mei 2020), dan Spanyol (25 April 2020).

”Saat ini kita juga sedang menunggu apa yang akan diputuskan pemerintah Malaysia mengenai masalah MCO (movement control order, red),” katanya.

Pasalnya, MCO yang sekarang dijalankan Malaysia akan berakhir pada 14 April 2020. Retno menyatakan telah berkomunikasi dengan Menlu dari sejumlah negara untuk memastikan perlindungan WNI di sana.

Perlindungan tersebut juga mencakup WNI yang bermasalah dengan hukum pada masa lockdown. Salah satunya, WNI yang tersangkut masalah hukum di India.

Sebagai informasi, India berencana mendaftarhitamkan (blacklist) dan membatalkan visa turis untuk orang asing yang hadir dalam acara Jamaah Tabligh Akbar beberapa saat lalu. Termasuk Jamaah Tabligh asal Indonesia.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Judha Nugraha menyebutkan, setidaknya ada 379 jamaah tabligh asal Indonesia yang masuk daftar hitam. Dari jumlah tersebut, sebanyak 44 orang beperkara hukum. “Sebanyak 34 di antaranya ada di New Delhi, 10 ada di Mumbai,” ujarnya.

Berdasar laporan KBRI New Delhi, ada 27 anggota Jamaah Tabligh yang terinfeksi Covid-19. Dari jumlah tersebut, 10 orang dinyatakan sembuh dan 17 lainnya sedang dirawat. “Kondisi mereka stabil,” katanya. (*)