KBRI Bandar Seri Begawan, Bagikan Sembako Bagi PMI Terdampak Pandemi

7
PEDULI: Pembagian sembako yang dilakukan KBRI Bandar Seri Begawan ke PMI di Brunai Darussalam yang terdampak pandemi.(KBRI BANDAR SERI BEGAWAN)

Sebagai bentuk kepedulian, KBRI Bandar Seri Begawan membagikan bantuan bahan makanan kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terdampak pandemi Covid-19 di Brunei Darussalam.

Pembagian bantuan sembako tersebut secara resmi diserahkan Duta Besar Sujatmiko, Jumat, (8/10) lalu, ditandai dengan pelepasan kendaraan distribusi sembako.

Pembagian sembako ini merupakan wujud dari pelaksanaan Nawacita Presiden Jokowi, bahwa negara selalu hadir untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warganya.

KBRI Bandar Seri Begawan mendistribusikan 1.000 paket bahan makanan kepada PMI. Pekerja yang menerima bantuan adalah yang tempat kerjanya terdampak kebijakan pengetatan kegiatan masyarakat Pemerintah Brunei dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 yang melonjak sejak 7 Agustus 2021.

Langkah pengetatan Pemerintah Brunei untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga berdampak kepada aktivitas sektor-sektor usaha, seperti restoran, warung-warung makan, penjahit, dan lainnya.

Sektor-sektor tersebut banyak yang terpaksa mengurangi aktivitasnya bahkan ada yang harus tutup. Hal ini menyebabkan banyak pekerja di sektor tersebut terkena dampak, seperti berkurangnya penghasilan, bahkan ada yang menjadi kehilangan pekerjaan.

Baca Juga:  Izinkan Beberapa Negara Masuk Tanpa Karantina

Dubes Sujatmiko menyatakan, menyikapi situasi tersebut, KBRI Bandar Seri Begawan telah melaksanakan survei secara daring yang melibatkan responden para PMI. Survei berlangsung akhir Agustus sampai 10 September 2021.

Asilnya, sebanyak 34,8 persen menyatakan masih bekerja, 33,4 persen menyatakan tidak bekerja lagi, 31,6 persen menyatakan bekerja paruh waktu. “Berdasarkan hasil survei ini, ditetapkan jumlah dan kebutuhan sembako yang diperlukan PMI,” ucapnya, Senin (11/10).

Paket sembako yang dibagikan meliputi beras, gula, mie instan, kopi, teh, minyak goreng, dan ikan kaleng. Produk-produk yang dibagikan adalah produk impor dari Indonesia, kecuali yang tidak ada dari Indonesia.

Distribusi sembako dilakukan seluruh staf KBRI Bandar Seri Begawan ke semua wilayah di Brunei yang ada pekerja Indonesia yang meminta bantuan sembako.

Untuk daerah-daerah yang dianggap merah Covid-19, memerhatikan berbagai larangan yang diterapkan Pemerintah Brunei, pembagian dilakukan melalui kerja sama dengan Bulan Sabit Merah Brunei Darussalam. Saat ini, proses pembagian sembako masih terus berlangsung. (usu/jpg)