Genius Umar Terima Gelar Profesor dari Jungwon University Goesan Korea Selatan

588

Kegigihan Wali Kota Pariaman Genius Umar mengembangkan pariwisata di kota yang dipimpinnya demi peningkatan perekonomian, mendapat apresiasi dunia pendidikan tinggi internasional.

Rektor Jungwon University Goesan Korea Selatan (Korsel) President Profesor Hwang Yun-Heon mengukuhkan gelar profesor kepada Wali Kota Pariaman Genius Umar.

“Genius Umar adalah pemimpin yang sukses. Mempunyai perspektif yang luas dan visi ke depan yang jelas untuk¬† meningkatkan sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat. Untuk itu kami menganugerahkan gelar profesor atas kegigihannya,” ujar Rektor Jungwon University Goesan Korea Selatan President Profesor Hwang Yun-Heon di Korea Selatan, kemarin.

Wali Kota Pariaman Genius Umar saat dihubungi Padang Ekspres mengatakan, saat orasi pengukuhan gelar profesor tersebut ia memaparkan tentang program kebijakan pariwisata untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Genius mengambil kebijakan tentang peningkatan ekonomi melalui pariwisata. Berada di pesisir pantai, maka pihaknya melakukan pengembangan wisata bahari Kebudayaan menjadi  penunjang pariwisata di Pariaman. Dengan pengembangan pariwisata, maka banyak dunia usaha yang berkembang mulai dari wisata kuliner hingga ekonomi kreatif.

Apalagi, katanya, Pariaman memiliki wisata budaya tabuik yang menjadi magnet untuk mendatangkan turis lokal dan mancanegara ke Kota Pariaman. Di samping itu Pariaman juga memiliki pulau-pulau yang indah untuk snorkling dan diving.

“Kami juga menata kawasan tepi sungai menjadi kawasan water front city. Pariaman juga telah menerapkan smart city dan smart living dengan berbagai program peningkatan kualitas pendidikan dan memberikan kehidupan layak bagi warga Kota Pariaman,” ujarnya

Baca Juga:  160 Rumah Dialokasikan ke Piaman

Untuk pendidikan, Pariaman menjamin pendidikan gratis hingga 12 tahun dan program beasiswa satu keluarga satu sarjana bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Jaminan kesehatan sudah mengcover 99 persen lebih warga Kota Pariaman. Termasuk perbaikan sanitasi, air bersih dan renovasi rumah warga kurang mampu.

Sementara itu dengan kegigihan pengembangan pariwisata Kota Pariaman telah mendapatkan impact dari pembangunan pariwisata. Mulai dari pertumbuhan ekonomi (PE), di mana saat pandemi minus satu kemudian satu tahun pandemi tumbuh menjadi 4,55.

Pengembangan pariwisata juga membuat peredaran uang di Kota Pariaman mengalami peningkatan hingga 98,5 persen dari tahun 2021 ke tahun 2022. Hal ini juga memicu meningkatnya pendapatan warga lokal.

Menurutnya, strategi peningkatan pariwisata diawali penetapan master plan wisata lewat Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (RIPPAR) yang menjadi pedoman dalam pengembangan pariwisata.

Pemko Mlmenetapkan pariwisata di Kota Pariaman menjadi empat zona. Mulai dari zona rekreasi bahari yaitu Pantai Gandoriah hingga Pantai Sunur. Kemudian zona ekowisata bahari di Pulau Kasiak Nareh hingga zona wisata minat khusus dan zona agrowisata pedesaan.

“Kebijakan- kebijakan tersebut lah yang kemudian mengantarkan pariwisata di Kota Pariaman memberikan dampak yang bagus bagi pertumbuhan perekonomian. Tentu berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat khususnya Kota Pariaman dan Sumbar pada umumnya,” ujarnya. (nia)