Ada 40 Kasus Korona, Pusat Perbelanjaan Top Pakai Kawat Berduri

Pusat perbelanjaan top di pusat kota Kuala Lumpur yang dikenal sebagai distrik Jalan Masjid India telah ditutup total setelah adanya 40 orang lebih dinyatakan positif tertular Covid-19. Di bawah perintah kawalan pergerakan, tidak ada yang diizinkan masuk atau meninggalkan daerah itu.

Selama 14 hari, warga di situ mendapat distribusi makanan dari pihak berwenang. Pejabat kesehatan akan memeriksa status kesehatan setiap penduduk. Pihak berwenang bahkan telah memasang pagar kawat berduri di sekitar perbelanjaan tersebut yang sering dikunjungi oleh komunitas Muslim India di Malaysia.

Distrik Jalan Masjid India memiliki radius sekitar 1 km dan memiliki lebih dari 10 ribu penduduk, termasuk 6 ribu tinggal di Selangor Mansion dan flat Malayan Mansion. Kemudian 3 ribu orang di Menara City One. Ketiga apartemen ini berada di bawah kendali kawalan pergerakan setelah kasus Coronavirus melonjak di sana seperti dilansir dari AsiaOne, Selasa (14/4).

Tempat-tempat populer lain juga di-lockdown. Seperti Jalan Tuanku Abdul Rahman, Jalan Lebuh Ampang, Jalan Tun Perak, Jalan Dang Wangi dan Jalan Munshi Abdullah. Selama ini banyak wisatawan berbelanja di jalan-jalan itu.

Pusat perbelanjaan di area itu dipasangi pagar kawat berduri sejak Senin (13/4) malam. Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengumumkan perintah kawalan pergerakan untuk area tersebut pada Selasa (14/4) hingga 28 April. “Kami berharap penghuni dan pemilik bekerja sama penuh,” katanya kepada wartawan di konferensi pers harian.

Malaysia hingga Selasa (14/4) melaporkan 4.987 kasus positif Covid-19 dan 82 kematian. Lockdown di Malaysia diperpanjang setelah sebelumnya sudah sempat diberlakukan satu fase. (*)