Akhiri 2021 Dengan Gelar Indonesian Festival Virtual

8
FESTIVAL: The 5th Indonesian Festival secara virtual yang digelar KBRI Bangkok bekerja sama dengan Fakultas Fine and Applied Art Universitas Chulalongkorn, Selasa (21/12).(DOK. KBRI BANGKOK)

Menutup 2021, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok mengadakan The 5th Indonesian Festival secara virtual, Selasa (21/12). Dalam acara ini, KBRI Bangkok bekerja sama dengan Fakultas Fine and Applied Art Universitas Chulalongkorn.

Acara digelar dari Gedung Seni dan Budaya, Universitas Chulalongkorn. Acara disiarkan dan diikuti ratusan peserta yang hadir secara virtual via zoom. Festival dibuka Duta Besar Indonesia untuk Thailand Rachmat Budiman.

“Kita bisa lihat bersama bahwa berbagai program pertukaran budaya antara Indonesia dan Thailand telah mencapai tujuannya yaitu peningkatan saling pemahaman tentang budaya antara satu sama lain,” ujar Dubes Rachmat, dalam pidato pembukanya.

Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan jumlah mahasiswa dari Indonesia dan Thailand yang memanfaatkan berbagai program beasiswa. Dampak dari program ini juga telah mendorong peningkatan people-to-people contact.

Dubes Rachmat menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pelajar di Thailand yang selalu antusias dan semangat ketika mengikuti Festival Indonesia. Diyakininya, peserta pelajar kali ini juga akan mendapatkan pengalaman dan semangat yang sama.

Para peserta akan dapat mempelajari seni dan budaya Indonesia dengan suasana santai dan senang didampingi oleh instruktur yang berpengalaman.

Kegiatan diawali dengan workshop musik tradisional Indonesia yang dipandu guru musik Sekolah Indonesia Bangkok (SIB). Peserta belajar mengenal berbagai jenis alat musik tradisional Indonesia dan memainkan alat musik tradisional saron secara digital. Dengan menggunakan saron, diajarkan cara memainkan lagu tradisional dari Jawa Tengah, “Suwe Ora Jamu”.

Selesai bermain musik, para peserta juga belajar membawakan tari Merak. Pada sesi ini, peserta tampak antusias mengikuti gerakan yang diperagakan dan dapat membawakan gerakan tari Merak secara cukup.

Dalam workshop mengenai ragam dan pembuatan motif batik melalui aplikasi dijelaskan filosofi yang terkandung di dalam motif batik. Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti workshop membatik tersebut dan dapat menunjukkan hasil karya mereka di akhir kegiatan.

Kegiatan terakhir dalam workshop adalah pembelajaran Bahasa Indonesia. Para peserta diajarkan cara mengucapkan kata-kata dan kalimat sederhana Bahasa Indonesia yang digunakan sehari-hari. Pemateri juga mengajarkan berbagai kosa kata yang sama antara Indonesia dan Thailand untuk mempermudah mempelajari Bahasa Indonesia.

Menutup kegiatan, Dubes Rachmat menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan dukungan dari semua pihak terutama pihak Universitas Chulalongkorn, Universitas Rajabhat Shongkla, dan para pemateri dan semua peserta dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Antusiasme peserta sejak awal hingga akhir kegiatan yang berlangsung sehari penuh tidak surut. Hal ini menunjukkan tingginya minat generasi muda Thailand untuk mengetahui dan memahami seni dan budaya Indonesia dengan baik dan dapat menjadi fondasi awal untuk menggali pengetahuan tentang Indonesia lebih dalam.

Wakil Dekan Fakultas Fine and Applied Art Universitas Chulalongkorn dan Wakil Dekan Universitas Songkhla Rajabhat juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi pelajar Thailand mengetahui seni dan budaya Indonesia lebih baik. Dia berharap, agar kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan ke depannya dengan peserta yang lebih banyak lagi. Rajabhat bahkan menyampaikan bahwa Festival Indonesia kali ini merupakan festival seni budaya virtual terbesar di Thailand.

Selain workshop, KBRI Bangkok juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempromosikan berbagai kekayaan kuliner Indonesia. KBRI Bangkok menampilkan berbagai jajan pasar dan nasi tumpeng mini kepada sivitas akademika Universitas Chulalongkorn, yang tampak sangat menikmati makanan khas Indonesia yang tersaji secara artistik.

Program Indonesian Festival merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan KBRI Bangkok bekerja sama dengan Universitas Chulalongkorn Bangkok, salah satu universitas negeri terbesar di Thailand, sejak lima tahun lalu.

Festival ini juga merupakan acara promosi seni budaya satu-satunya yang dimiliki Universitas Chulalongkorn melalui kerja sama dengan Kedutaan Besar asing di Bangkok.

Untuk itu baik KBRI Bangkok maupun Universitas Chulalongkorn sepakat untuk terus menyelenggarakan Festival Indonesia sebagai upaya mempromosikan seni budaya Indonesia dan juga meningkatkan saling pemahaman antar masyarakat kedua negara, utamanya generasi muda. (day/jpg)