Raja Salman Sedih, Ini Video Hari Pertama Ramadhan di Mekkah

Tanah Suci Mekkah hari pertama Ramadhan 1441 Hijriah. (Foto: screenshot video Al Arabiya)

Masjid Agung di Mekkah, Arab Saudi sebagian besar kosong dari jamaah pada hari pertama bulan suci Ramadhan, Jumat (24/4/2020).

Otoritas berwenang Saudi menutup sementara tempat suci umat Islam tersebut sebagai bagian dari upaya memerangi penyebaran virus korona (Covid-19).

Sehari sebelumnya, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengungkapkan kesedihannya karena bulan suci Ramadhan tahun ini tiba di tengah keadaan yang sulit, karena pandemi global Covid-19.

“Saya sedih, bulan suci tiba di tengah keadaan yang membuat kami tidak dapat melakukan shalat berjamaah dan Tarawih di masjid, karena upaya pencegahan untuk melindungi kehidupan dan kesehatan masyarakat dalam memerangi pandemi virus korona,” katanya.

Berdasarkan rekaman siaran langsung di televisi yang dilansir Al Arabiya, shalat Tarawih di dalam Masjidil Haram di Mekkah pada malam pertama Ramadhan terbatas hanya untuk ulama, staf keamanan dan petugas kebersihan masjid.

Video kondisi Tanah Suci Mekkah di hari pertama Ramadhan. (Video: Al Arabiya)

Pada Rabu (22/4/2020), Presiden Umum Urusan Masjid Agung dan Masjid Nabi Syekh Dr Abdulrahman Bin Abdulaziz Al-Sudais mengatakan, Raja Salman Al Saud mengizinkan dua masjid suci di Mekkah dan Madinah, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menggelar Shalat Tarawih pada Ramadhan tahun ini meski ada wabah korona. Namun, membatasi jamaah yang masuk ke kedua masjid itu untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Raja Salman juga menyetujui keputusan mengurangi jumlah rakaat saat Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Syekh Dr Abdulrahman Bin Abdulaziz Al-Sudais pada Selasa (21/4/2020) mengumumkan, Salat Tarawih akan dikurangi menjadi hanya 10 rakaat.(Al Arabiya/esg)