Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pidato Perdana Mojtaba Khamenei: Pangkalan AS Harus Tutup, Selat Hormuz Tetap Ditutup

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯

Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.(Foto: Dok. X/Sayyid_Mojtaba)
Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.(Foto: Dok. X/Sayyid_Mojtaba)
PADEK.JAWAPOS.COM-Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menyampaikan pidato pertamanya setelah diangkat menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan udara Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.


Advertisement

Dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah Iran, Kamis (12/3/2026), Khamenei menegaskan bahwa seluruh pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah harus segera ditutup atau akan terus menjadi sasaran serangan.

Ia juga menyatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup sebagai bagian dari tekanan terhadap musuh Iran di tengah konflik yang sedang berlangsung.

Iran Minta Pangkalan Militer AS Ditutup

Dalam pidatonya, Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa Iran tetap ingin menjaga hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga.

Namun, ia menegaskan bahwa pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk akan menjadi target apabila tetap beroperasi.

Advertisement

Khamenei juga menyerukan persatuan nasional di tengah situasi serangan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pejuang pemberani yang melakukan pekerjaan hebat di saat negara kita berada di bawah tekanan dan serangan,” kata Khamenei, dikutip dari Al Jazeera.

Menurutnya, langkah militer tersebut telah membantu mencegah Iran dari dominasi pihak luar maupun potensi perpecahan ketika negara tersebut menghadapi serangan.

Selat Hormuz dan Dampaknya bagi Energi Dunia

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran maritim paling strategis dan vital bagi pasokan energi dunia. Selat ini menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan menjadi titik penting ekspor minyak mentah serta gas alam cair (LNG) dari negara-negara Teluk.

Advertisement

Sekitar 20 persen konsumsi minyak harian dunia melewati selat sempit tersebut sehingga menjadikannya salah satu jalur energi paling krusial di dunia.

Di tengah konflik yang berlangsung, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan tidak akan mengizinkan satu liter minyak pun melewati Selat Hormuz, yang berada di utara Iran dan di selatan Oman serta Uni Emirat Arab (UEA).

Dikutip dari Al Jazeera, seorang juru bicara Markas Besar Khatam al-Anbiya IRGC mengatakan bahwa setiap kapal yang terkait dengan Amerika Serikat, Israel, atau sekutu mereka akan dianggap sebagai target yang sah.

Penutupan Selat Hormuz dan perlambatan produksi di beberapa negara Teluk memicu kekhawatiran gangguan lebih lanjut terhadap pasokan energi dunia dan telah memicu lonjakan harga minyak.

Dukungan Sekutu Regional Iran

Dalam pernyataannya, Khamenei juga menyebut adanya dukungan dari kelompok sekutu regional.

Ia menyatakan bahwa perlawanan di Yaman akan melanjutkan tugasnya, sementara kelompok bersenjata di Irak disebut menyatakan kesiapan membantu Iran.

Meski demikian, ia tetap menegaskan pentingnya memperbaiki hubungan dengan negara-negara tetangga.

Kebijakan Domestik di Tengah Konflik

Selain isu keamanan regional, Khamenei juga menyampaikan sejumlah langkah terkait kondisi domestik Iran.

Ia mengatakan warga yang terluka akibat situasi konflik akan menerima perawatan gratis. Pemerintah Iran juga akan memberikan kompensasi finansial kepada masyarakat yang mengalami kerugian akibat konflik.

Tiga Syarat Iran untuk Mengakhiri Perang

Sebelumnya, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menguraikan tiga syarat utama untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung.

Tiga syarat tersebut meliputi pengakuan atas hak-hak sah Teheran, pembayaran ganti rugi dan jaminan internasional yang tegas terhadap agresi di masa depan.(ajz)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Iran Latih Warga Cara Pakai Senapan AK-47, Negosiasi dengan AS masih Mentok, Siap Berperang Lagi

Iran Latih Warga Cara Pakai Senapan AK-47, Negosiasi dengan AS masih Mentok, Siap Berperang Lagi

Televisi pemerintah Iran menayangkan panduan penggunaan AK-47 oleh instruktur IRGC di tengah memanasnya konflik kawasan Timur Tengah.

Harga Minyak Dunia Anjlok, Trump Desak Perusahaan Energi Turunkan Harga BBM

Harga Minyak Dunia Anjlok, Trump Desak Perusahaan Energi Turunkan Harga BBM

Trump mendesak Chevron dan perusahaan minyak menurunkan harga BBM saat harga minyak dunia turun usai rencana serangan ke Iran dibatalkan.

Pasar Saham Asia Menguat dan Harga Minyak Turun Setelah AS-Iran Sepakat Gencatan Senjata

Pasar Saham Asia Menguat dan Harga Minyak Turun Setelah AS-Iran Sepakat Gencatan Senjata

Pasar saham Asia Pasifik melonjak setelah kesepakatan gencatan senjata AS-Iran diumumkan. Harga minyak Brent turun dan investor menyambut positif.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer