Karyawan Bekerja dari Rumah, Google Beri Tunjangan Rp14,8 Juta

53
Sebagian besar karyawan Google bekerja dari rumah selama sisa tahun 2020 sebagai bagian dari tanggapan raksasa teknologi ini terhadap pandemi Covid-19. (Foto: Dok.AFP)

Google mengumumkan sebagian besar karyawannya akan bekerja dari rumah untuk sisa tahun 2020 karena pandemi Covid-19.

Untuk memenuhi kebutuhan ruang kerja di rumah, Perusahaan akan memberikan setiap karyawan tunjangan sebesar USD 1.000 atau sekitar 14,8 juta.

“Kami akan memberi setiap Googler (karyawan Google) uang saku USD1.000, atau nilai yang setara di negara Anda, untuk memenuhi kebutuhan peralatan dan perabot kantor yang diperlukan,” kata CEO Google Sundar Pichai melalui email kepada karyawan pada Selasa (26/5/2020), seperti dilansir Al Arabiya.

Google akan berinvestasi lebih banyak dalam pengaturan kantor-dari rumah guna memastikan karyawan memiliki apa yang dibutuhkan sehingga produktif dan nyaman.

“Kami mendorong Anda terus bekerja dari rumah jika bisa,” kata Pichai dalam email.

Google akan mulai membuka kembali lebih banyak kantor pada 6 Juli, dan memberikan karyawan kesempatan kembali ke kantor secara terbatas, sekitar 10 persen dari kapasitas bangunan. Pada September, kapasitas akan meningkat bertahap hingga 30 persen.

Dengan lebih dari 70 kantor di 50 negara, Google memiliki lebih dari 114.000 karyawan hingga Desember 2019.

Pesan tersebut mengikuti pengumuman serupa oleh perusahaan teknologi Amerika lainnya.

CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan perusahaan akan “secara agresif” membuka perekrutan jarak jauh mulai Juli.

Diperkirakan setengah dari tenaga kerja Facebook-yang berjumlah 50.000 karyawan-akan bekerja di luar kantor resmi dalam lima hingga 10 tahun ke depan.

Awal bulan ini Twitter juga mengatakan karyawannya dimungkinkan untuk bekerja dari jarak jauh tanpa batas.(esg)